Polemik Antara Dirum BPR Dengan Tokoh Pergerakan Cicurug, Komisi III DPRD Berharap Saling Menahan Diri

KILASINFO.ID
18 November, 2021 | 6:04 PM WIB Last Updated 2021-11-18T11:04:34Z

KILAS INFO ■ Polemik yang terjadi antara BPR Sukabumi Cabang Cicurug dengan tokoh pergerakan di Cicurug. HM. Agus Mulyadi Anggota DPRD Kabupaten Komisi lll ajak saling menahan diri. 

Melalui pesan audio voice note ke Kilas info.id, pada Kamis, (18/11/2021) Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi lll, HM. Agus Mulyadi mengatakan, 

Teman-teman pergerakan Cicurug sempat bertemu Pemerintah Daerah di Pendopo Sukabumi, lalu pertama audensi dengan Anggota DPRD Komisi III. 

"Kami selaku komisi III melihat ada kesalahan komunikasi antara salah satu direktur dari PT. BPR Bapak BW yang kurang pas sehingga permasalahan jadi berkembang," Jelas Agus. 

Lebih lanjut Agus menyampaikan, Permasalahan ini di mulai adanya pembangunan pagar di Kecamatan Cicurug yang sebetulnya hanya salah komunikasi ketika pembangunan ada di lahan parkir BPR lalu ada komunikasi yang tidak pas sehingga berkembang, lalu sekarang meruncing dengan teman-teman ingin keberadaan BPR di Kecamatan Cicurug di evaluasi. 

" Kemarin waktu Komisi III rapat dengan DPRD secara khusus kita juga berdiskusi dengan Direktur umum dan Direktur pemasaran BPR, intinya menyarankan agar semua pihak menahan diri, teman-teman Cicurug juga menahan diri," imbuhnya.

Selaku Komisi III DPRD meminta agar BPR tidak melakukan perluasan ke lahan Pepabri dan KNPI, lalu nanti kita akan lakukan komunikasi mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa komunikasi untuk menemukan titik temu seperti apa solusi yang disepakati artinya BPR bisa berjalan sebagaimana mestinya dan teman-teman Cicurug tidak terusik," tandasnya. 

■ Cking
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polemik Antara Dirum BPR Dengan Tokoh Pergerakan Cicurug, Komisi III DPRD Berharap Saling Menahan Diri

Trending Now

Iklan