Seorang Santri Meninggal Dunia Akibat Longsor di Cisaat Sukabumi

KILASINFO.ID
22 November, 2021 | 3:04 PM WIB Last Updated 2021-11-22T08:04:56Z

KILAS INFO ■ SUKABUMI - Akibat hujan deras yang terjadi di beberapa wilayah Sukabumi, termasuk di Kampung Babakan Pari RT. 35/17, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Pesantren Yaspida mengakibatkan bencana tanah longsor, pada Minggu (21/11) malam.

Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Sukabumi melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat, Imam Ismail dalam keterangannya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 23.00 WIB, sehingga menyebabkan seorang santri meninggal dunia.

"Pada saat itu malam, sekitar pukul 23:00 WIB hujan deras, tiba-tiba terjadi tanah longsor. Satu orang laki-laki meninggal atas nama M. Arsyad (11 tahun)," kata Iman, Senin (22/11).

Ia menjelaskan, pada saat itu para santri sedang tidur di kobong yang dihuni 13 orang, adapun saksi yang 1 kamar dengan korban dan langsung melihat peristiwa tersebut yaitu M. Iryad dan Jumadi.

"Tebing longsoran itu setinggi 10 meter dengan 1 meter dan panjang 10 meter," ujarnya.


Sambung Iman, kondisi saat ini warga dan para santri sudah melakukan pembersihan puing-puing material dan langsung menembok lokasi longsoran, namun untuk kerugian masih dalam perhitungan.

"Kondisi terkini sudah kami sampaikan dan berkoordinasi dengan perangkat desa, pihak kecamatan, bhabinkamtibmas, dan babinsa setempat. Kami juga telah melakukan assesment kaji cepat di lokasi serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada," pungkasnya.  

Reporter : R-03 | Redaktur : ErEm
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Seorang Santri Meninggal Dunia Akibat Longsor di Cisaat Sukabumi

Trending Now

Iklan