Sungai Cimandiri Meluap, Lahan Pertanian Warga Terendam

KILASINFO.ID
10 November, 2021 | 2:08 PM WIB Last Updated 2021-11-10T07:08:18Z

KILASINFO.ID ■ SUKABUMI - Jembatan gantung atau yang dikenal warga sekitar jembatan pelangi, penghubung antara kecamatan dan desa, tepatnya di Kampung Baru RT 17/ 04, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, terputus dihantam arus sungai Cimandiri yang meluap akibat hujan deras hingga merendam lahan pertanian warga. 

Informasi yang dihimpun Kilasinfo.id, meluapnya sungai Cimandiri itu terjadi pada Selasa (10/11/2021) sekitar pukul 20:00 WIB. Jembatan yang diresmikan pada Desember 2018 lalu itu merupakan akses penghubung antara Desa Cibuntu Kecamatan Simpenan dengan Desa Tonjong Kecamatan Palabuhanratu. 

"Ya, hujan yang mengguyur dengan begitu besar mengakibatkaan terjadinya luapan air sungai Cimandiri dan terpusnya jembatan pelangi," ungkap Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, pada Rabu (10/11/2021). 

Ia menjelaskan, jembatan dengan panjang 75 meter dan lebar 2 meter ini, merupakan akses tercepat, menuju Desa Cibuntu Kecamatan Simpenan atau sebaliknya dari Palabuhanratu melalui Desa Tonjong. 


"Tidak ada korban jiwa akibat terputusnya jembatan itu, karena saat kejadian tidak ada aktivitas warga yang melintas jembatan itu. Selain, jembatan luapan air sungai Cimandiri juga merendam rumah serta sawah di Kampung Mekartirta RT 13/03, Desa Mekarasih," tandasnya. 

Reporter  R-2 | Redaktur : ErEm

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sungai Cimandiri Meluap, Lahan Pertanian Warga Terendam

Trending Now

Iklan