Kondisi Trotoar Ahmad Yani, Kini Lebih Ramah Pejalan Kaki

KILASINFO.ID
25 Desember, 2021 | 9:03 AM WIB Last Updated 2021-12-25T02:03:35Z

KILAS INFO ■ Puluhan personel pengamanan gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota dan Kodim 0607 Kota Sukabumi berjaga di sepanjang pedestrian Jalan Ahmad Yani, bahkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub), Pemadam Kebakaran (Damkar) hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi juga ikut berjaga.

Kepala Satpol PP Kota Sukabumi Agus Wawan Gunawan menjelaskan, pengerahan petugas gabungan ini dalam rangka menjaga pedestrian agar bersih dari PKL berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi nomor 2 tahun 2004 Pasal 7 ayat 1 tentang Trotoar dan Jalur Hijau. Berdasarkan Perda tersebut, kata Agus Wawan, trotoar Jalan Ahmad Yani kembali difungsikan sebagai tempat untuk pejalan kaki.

"Terkait penertiban PKL di sepanjang ruas Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi telah melalui mekanisme yang berlaku. Kita Sudah mengeluarkan surat peringatan pertama, hingga terakhir pada tanggal 16 Desember 2021 kemarin, berupa Surat Peringatan ketiga. Jadi pada tanggal 20 Desember 2021, sudah memasuki penindakan berupa penertiban," ujar Agus kepada kilasinfo.id, saat ditemui belum lama ini.


Ia menegaskan, personel gabungan, khususnya Satpol PP Kota Sukabumi akan melakukan monitoring setiap hari untuk memastikan pedestrian tak kembali dijadikan tempat para PKL berjualan. "Kegiatan ini akan terus kita lakukan, bukan hanya pada saat penertiban kali ini saja. Ke depannya ruas jalan protokol lainnya juga akan meyusul kita tertibkan setelah Pasar Pelita sudah berfungsi," ungkapnya.

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Sukabumi, khususnya para PKL yang semula berdagang di sepanjang ruas Jalan Ahmad Yani telah mau direlokasi. Ia melihat ada kesadaran tinggi dari para PKL untuk berpindah ke beberapa lokasi lain sesuai yang diarahkan pemerintah yakni di Pasar Lembursitu Kecamatan Lembursitu, Eks Terminal Sudirman dan Pasar Glodok Kecamatan Cikole, serta Pasar Degung Kecamatan Warudoyong.

"Alhamdulilah sampai hari ini penertiban lancar tanpa adanya gesekan sedikit pun. Hal tersebut juga dikarenakan kesadaran pedagang yang tinggi, sehingga mereka langsung merelokasi lokasi dagangan mereka. Yang terpenting, fungsi pedestrian kembali lagi menjadi milik pejalan kaki, jadi trotoar yang ramah pejalan kaki," tandasnya. (R-03)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kondisi Trotoar Ahmad Yani, Kini Lebih Ramah Pejalan Kaki

Trending Now

Iklan