LPJ Diterima, Said Aqil: Duit Rp 1,8 Triliun Itu Dana LAZISNU, Bukan Saldo PBNU

KILASINFO.ID
23 Desember, 2021 | 3:42 PM WIB Last Updated 2021-12-23T08:49:41Z

KILAS INFO ■ LAMPUNG - Laporan pertanggungjawaban (LPJ) PBNU era Said Aqil Siroj diterima peserta sidang pleno Muktamar NU. 

Dalam kesempatan tersebut, Said Aqil juga menyinggung ada kesalahan persepsi publik, dan perlu mendapat pelurusan terkait saldo duit PBNU. 

Pasalnya, selama ini ada yang menganggap PBNU memiliki duit sebesar Rp 1,8 triliun, ternyata itu keliru. Yang benar duit sebesar itu merupakan kumpulan dana ZIS yang kemudian tersalurkan lewat LAZISNU.

“Baru saja Ketua Umum PBNU Kiai Said, menjelaskan, bahwa dana Rp 1,8 triliun itu adalah penghimpunan dana zakat, infaq dan sodaqoh (ZIS) yang tersalurkan melalui LAZISNU. Dan sudah tersalurkan. Bukan saldo PBNU,” demikian salah seorang peserta muktamar di tengah mendengar Laporan Pertanggungjawaban PBNU, pada Kamis (23/12/21).

Sebelumya, ramai menjadi buah bibir publik, bahwa saldo PBNU mencapai Rp 1,8 triliun. Dari segi ekonomi, misalnya, keuangan PBNU bertumbuh baik selama masa kemimpinan Kiai SAS. Sosok yang akrab dipanggil Kiai Said itu menerangkan kini kas NU mencapai Rp 1,8 triliun.

Persepsi keliru itu muncul karena penggalan video di kanal you tube yang kurang lengkap.

“Pertama, baru kali ini sejak NU berdiri keuangan bisa diaudit eksternal. Selama ini belum pernah. Waktu saya baru masuk ada uang Rp 500 juta, sekarang ada Rp 1,8 triliun. Bisa dicek,” kata Kiai Said Aqil Siradj mengutip pernyataannya di YouTube TVNU, pada Selasa (14/12).

Sementara dari arena muktamar NU dilaporkan, Said Aqil bersyukur LPJ diterima dengan baik oleh peserta Muktamar NU.

Sebelumnya, sidang pleno dengan agenda pembacaan LPJ PBNU di bawah kepemimpinan Said Aqil Siroj berakhir. Sidang pleno sepakat menerima LPJ PBNU era Said Aqil.

■ Laporan Erick WP  langsung dari arena Muktamar NU Ke-34 di Lampung
■ Redaktur : ErEm SE
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • LPJ Diterima, Said Aqil: Duit Rp 1,8 Triliun Itu Dana LAZISNU, Bukan Saldo PBNU

Trending Now

Iklan