Omicron Mulai Goyang Penerbangan Internasional, 4.300 Flight Dibatalkan Selama Libur Nataru

KILASINFO.ID
26 Desember, 2021 | 11:51 AM WIB Last Updated 2021-12-26T04:51:26Z

KILAS INFO ■ Menurut data FlightAware, sedikitnya ada 4.300 Penerbangan Internasional dibatalkan selama Libur Natal dan jelang tahun baru.

Tercatat ada penerbangan secara global membatalkan 2.366 penerbangan pada hari Jumat (24/12/2021) hingga hari ini. Padahal, saat ini biasanya merupakan hari yang padat bagi perjalanan udara.

Data terbaru mencatat Maskapai penerbangan komersial di seluruh dunia membatalkan lebih dari 4.300 penerbangan selama akhir pekan Natal ini.

Para pengamat dan alisis memperkirakan bahwa hal tersebut dipicu oleh gelombang infeksi varian baru Covid-19 Omicron. 

Menurut situs pelacakan penerbangan FlightAware .com, hampir 9.000 penerbangan ditunda. 

Sementara Channel News Asia, situs ini menunjukkan bahwa 1.616 penerbangan Hari Natal dibatalkan di seluruh dunia, bersama dengan 365 lainnya yang telah dijadwalkan pada hari Minggu (26/12/2021). 

Dampak Omicron juga mulai "menggoyang" lalu lintas udara komersial di Amerika Serikat, baik untuk penerbangan dalam atau ke luar negeri.

Menurut data FlightAware, trend ini menyumbang lebih dari seperempat dari semua penerbangan yang dibatalkan selama akhir pekan.

Di antara maskapai AS pertama yang melaporkan gelombang pembatalan liburan akhir pekan adalah United Airlines dan Delta Air Lines.

Perusahaan itu membatalkan hampir 280 penerbangan gabungan pada hari Jumat (24/12/2021), dengan alasan kekurangan personel di tengah lonjakan infeksi Covid-19 dan Omicron. 

Infeksi Covid-19 telah melonjak di Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir karena varian Omicron yang sangat menular. 

Seperti diketahui, bahwa kasus dari varian ini pertama kali terdeteksi pada bulan November dan sekarang menyumbang hampir tiga perempat dari kasus AS dan sebanyak 90 persen di beberapa daerah, seperti sebagian Pesisir Timur. 

Sementara laman Bloomberg, mencatat China Eastern dan Air China berada di peringkat pertama dan kedua yang terdampak. 

"Bandara yang paling terpengaruh berada di kota Xi'an di China, tempat pemerintah Beijing menindak berdasarkan kebijakan Nol Covid setelah wabah," demikian disitat dari Bloomberg. (Via/ErEm)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Omicron Mulai Goyang Penerbangan Internasional, 4.300 Flight Dibatalkan Selama Libur Nataru

Trending Now

Iklan