Dalih Restribusi Polisi Lidik Dugaan Pungli di Kawasan Wisata Alam Palabuhanratu Sukabumi

11 Januari, 2022 | 12:13 AM WIB Last Updated 2022-01-10T17:14:14Z
KILASINFO.ID, Sukabumi - Satuan Reskrim Polres Sukabumi tanggapi keluhan masyarakat terkait dugaan kegiatan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata alam diwilayah Palabuhanratu dan Cikakak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sukabumi Akbp Dedy Darmawansyah kepada awak media dalam kegiatan konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Senin (10/1/2022).

Didampingi Kasat Reskrim Polres Sukabumi Akp Rizka Fadhila, Kapolres Sukabumi mengatakan ada dugaan kelebihan terhadap tarif pungutan karcis.

" Berdasarkan perda Nomor 12  tahun 2014, untuk roda Rp. 5000 dan roda empat Rp. 10.000, namun dalam karcisnya tertera Rp 7.500 dan Rp. 15.000," ujar Dedy. 

Lebih lanjut Dedy mengatakan, bahwa pihaknya masih mendalami kegiatan pungutan itu ada perintah dari atas atau hanya sekedar oknum karena yang menarik pungutan itu adalah mitra bukan orang kehutanan.

Kegiatan dugaan pungli tersebut berada dilokasi Tempat Wisata Alam(TWA) Pantai Sukawayana, TWA  Pantai Katapang Condong dan TWA Pantai Istiqomah.

" Ini masih tahap lidik, kami masih melakukan pendalaman," ujarnya. 

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Akp Rizka Fadhila menambahkan, yang mendamping Kapolres Sukabumi mengatakan bahwa retribusi masuk kawasan wisata masuk dalam jenis penerimaan negara bukan pajak atau PNBP.

" Sementara ini kita masih proses lidik, kami masih memeriksa antara jumlah karcis yang beredar dengan jumlah aktivifitas sehari - hari dipantai jadi masih memerlukan tahapan secara ekstra hati-hati," Tandasnya. 

-Cking
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dalih Restribusi Polisi Lidik Dugaan Pungli di Kawasan Wisata Alam Palabuhanratu Sukabumi

Trending Now

Iklan