KBM Lancar, Komisi X DPR RI Apresiasi Kegiatan PTM di Kabupaten Bandung

30 Januari, 2022 | 4:24 PM WIB Last Updated 2022-01-30T12:31:28Z

 

Bupati Dadang Supriatna menyerahkan cendera mata kepada Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda saat melakukan kunker ke Kabupaten Bandung, Jumat (28/01/2022).

KILASINFO.ID, -- Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengapresiasi kegiatan Pembelajaran Tata Muka (PTM) yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung. Meskipun menjadi daerah penyangga beberapa kabupaten/kota, menurut Syaiful Huda, KBM di Kabupaten Bandung dapat berjalan dengan lancar.

“Kami sangat mengapresiasi bupati beserta jajarannya. Karena sampai hari ini kami belum mendapatkan kabar ada klaster di sekolah. Ini prestasi Pemkab Bandung sebagai penyangga beberapa provinsi,” kata Syaiful Huda saat kunjungan kerja di Kabupaten Bandung, Jumat lalu.

Sebelumnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna memanfaatkan kunker Komisi X DPR RI ini untuk menyampaikan pendapatnya terkait wacana penghapusan tenaga honorer pada 2023 mendatang. 

Bupati berpendapat, penghapusan tenaga honorer itu akan berdampak pada pelayanan pemerintah daerah terhadap masyarakat. Oleh karena itu ia meminta pemerintah pusat untuk mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut. 

Dadang mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung memiliki 25.000 tenaga honorer dengan 20.000 di antaranya berprofesi sebagai guru.

“Jika rencana ini diberlakukan, bagaimana nasib mereka dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat? Karena setiap tahun pasti ada PNS (Pegawai Negeri sipil) yang pensiun. Tolong beri kepastian hukum pada kami di daerah, agar nasib para tenaga honorer dapat diperjuangkan,” harap bupati.

Tentang pelaksanaan PTM di daerahnya, bupati menyebutnya hal itu sudah dilakukan sejak awal Januari lalu.

“Alhamdulillah meskipun dilaksanakan secara bergiliran, pelaksanaan PTM sudah mencapai 50 persen. Insya Allah Februari nanti sudah 100 persen,” jelas bupati yang akrab disapa Kang DS ini.

Guna mendukung capaian tersebut, katanya pihaknya terus meningkatkan persentase vaksinasi bagi peserta didik usia 6-11 tahun. Hingga saat ini, lanjut Kang DS, pelaksanaan vaksinasi usia anak sudah mencapai 80,94 persen.

Ketercapaian PTM dan program vaksinasi tersebut diharapkan dapat berdampak pada angka Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Kabupaten Bandung.

“Persentase HLS Kabupaten Bandung mencapai 12,68 persen, sedangkan RLS diangka 8,79. Kami akan terus meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga di tahun 2023 mendatang RLS dapat naik menjadi 10 tahun,” ucap Kang DS.


Lily SD

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • KBM Lancar, Komisi X DPR RI Apresiasi Kegiatan PTM di Kabupaten Bandung

Trending Now

Iklan