Kuasa Hukum Sebut Surat Panggilan Edy Mulyadi Tidak Sesuai KUHAP

28 Januari, 2022 | 8:00 PM WIB Last Updated 2022-01-28T13:00:43Z

 


Edy Mulyadi

KILASINFO.ID,- Edy Mulyadi, terduga pelaku ujaran kebencian yang dipolisikan oleh masyarakat adat Kalimantan seharusnya hadir di Bareskrim Polri pada Jumat (hari ini, 28/01/2022).

Kuasa hukum Edy Mulyadi, Herman Kadir menyebut kliennya berhalangan datang, sehingga minta penyidik menjadwalkan ulang waktu pemeriksaan.

Selain itu, Herman Kadir yang sengaja datang ke Bareskrim Polri untuk menyampaikan surat penjadwalan ulang pemeriksaan, menyebut surat panggilan yang dikirimkan oleh penyidik Bareskrim Polri untuk kliennya tidak sesuai dengan KUHAP. Karena itu pihaknya minta supaya diperbaiki.

Dijelaskan Herman Kadir, dalam surat panggilan untuk Edy Mulyadi yang dikirim penyidik hanya berisi pasal-pasal, tanpa ada penjelasan peristiwa hukumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Edy Mulyadi dipolisikan para tokoh adat pulau Kalimantan karena ia dituding telah melakukan ujaran kebencian sekaligus penistaan dengan menyebut Kalimantan sebagai tempat “Jin Buang Anak”, tempat para genderuwo dan kuntilanak. Pernyataan itu ia ungkapkan dalam kesempatan konferensi pers terkait dengan penolakan dirinya atas kepindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur.


Pernyataan Edy Mulyadi itu dianggap telah menghujam dada masyarakat adat, sehingga Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara beberapa hari lalu diguncang unjuk rasa yang meminta Edy Mulyadi datang ke Kalimantan.
Para pemuka Dayak beserta kalangan anak mudanya bahkan berikrar untuk mengirim Mandau terbang kepada Edy Mulyadi jika tidak datang ke Kalimantan untuk mempertanggungjawabkan ucapannya yang dianggap telah melecehkan warga Kalimantan.

Edy Mulyadi sendiri sudah menyatakan permohonan maaf atas ungkapannya dan berdalih menyebut tempat “Jin Buang Anak” hanya untuk menggambarkan suatu tempat yang jauh, bukan bermaksud melecehkan masyarakat Kalimantan.

Terkait kasus ini, menurut keterangan polisi sudah memeriksa 30 saksi, beberapa ahli bahasa serta saksi ahli dan keterangan lain  yang diperlukan untuk bahan penyidikan dari para saksi mulai Kalimantan, Jakarta hingga Jawa Tengah.

Ombule_

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kuasa Hukum Sebut Surat Panggilan Edy Mulyadi Tidak Sesuai KUHAP

Trending Now

Iklan