Kunjungi Kalbar, Kapolri Minta Forkopimda Kalbar Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi

19 Januari, 2022 | 2:21 PM WIB Last Updated 2022-01-19T07:25:32Z
KILASINFO.ID, Pontianak Kalbar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta Forkopimda Kalimantan Barat, terus lakukan akselerasi Vaksinasi. 


Hal itu disampaikan Kapolri dalam kunjungan kerjanya bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyempatkan meninjau secara langsung kegiatan akselerasi vaksinasi massal Provinsi Kalimantan Barat, dan menyempatkan meninjau ke Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat,untuk mengecek pelaksanaan vaksin untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan disiplin, sehingga masyarakat Kalbar aman dari paparan baru Omicron, Rabu,(19/1/2022). 


“Hari ini terpantau di wilayah Kubu Raya target vaksinasinya 2.000, namun total tadi saya dapat informasi ada 24.000 sasaran untuk seluruh Kalimantan Barat," jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Lebih lanjut Sigit menjelaskan, jika dalam dua minggu terakhir terjadi peningkatan masyarakat yang terkonfrimasi kasus Covid-19.

“Ini sudah diangka 1.300 atau 1.400 jadi hal ini terus meningkat, saya terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang belum di vaksin, untuk segera vaksin yang sudah dua kali. Namun sudah lewat dari 5 bulan silahkan mendaftar untuk vaksin booster,” ujarnya.


Namun, Sigit menjelaskan perlunya vaksinasi booster karna jika sudah enam bulan pasca di vaksin, tentu imunitas tubuh bisa menurun selain itu tolong agar menjaga protokol kesehatan.

“Protokol di ketatkan, khususnya bagi yang melaksanakan tatap muka aturan terkait dengan prokes di sekolah, ikuti ketentuan mana yang sudah 100 persen atau belum. Karena di lain sisi anak-anak harus tetap mendapat pendidikan yang baik," Ucap Sigit.

Tentunyan kedepan, pihaknya juga meminta pemerintah agar memberikan instruksi lebih lanjut terkait apa yang harus kita lakukan, namun yang paling utama adalah di waktu yang ada ini dengan adanya Varian baru omicron sudah mulai meningkat setiap hari infokes dan tramisinya sudah mulai meningkat," Imbuhnya. 


"Untuk itu saya meminta tolong yang belum vaksin segera vaksin, yang paling utama walaupun sudah vaksin tetap jaga protokol kesehatan pakai masker, jangan lupa cuci tangan, kemudian selalu memastikan bahwa kita melaksanakan antigen, Swab, PCR itu hal perlu dilakukan untuk memastikan bahwa kita dalam kondisi sehat," tandas Sigit. 


Sementara Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menambahkan, jika kasus omricon sedang meningkat, khususnya di DKI Jakarta.


“Ciri-ciri omricon ini yakni kita melihat kenaikan kasus yang cepat dan tinggi dan kita sudah melihat nasional dari 300 naik jadi 1.400 kasus," ungkap Budi. 


Meski virus omricon ini cepat meningkat, namun data masuk ke rumah sakit rendah dan dirinya meminta masyarakat waspada namun jangan panik dan terus melakukan tiga hal.


“Tiga hal tersebut yakni masker jangan dilepas saat keramaian, percepat vaksin karna jika kita sudah di vaksin insyaallah tidak masuk rumah sakit. Jadi cepat divaksin terutama kita yang memiliki anggota keluarga masuk dalam golongan rentan. Selain itu rajin–rajin tes, jangan takut positif karena pak Gubernur sudah menyiapkan lokasi isolasi yang baik,” pungkas Budi. 


- Humas Polda Kalbar. 
- Redaksi. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kunjungi Kalbar, Kapolri Minta Forkopimda Kalbar Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi

Trending Now

Iklan