Pemkab Bandung Berikan Jamsostek kepada Puluhan Ribu Ketua RT, RW dan Perangkat Desa

KILASINFO.ID
26 Januari, 2022 | 3:39 PM WIB Last Updated 2022-01-26T08:58:47Z

 

Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna saat menyaksikan  penandatangan perjanjian kerjasama Ketenagakerjaan untuk RT, RW hingga Perangkat Desa di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Selasa (25/1).

KILASINFO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung memberikan Jaminan Sosial Ketanagakerjaan (Jamsostek) kepada puluhan ribu RT, RW dan perangkat desa.

Tujuan dari program ini, antara lain dalam upaya mendorong para ketua RT, RW dan perangkat desa bisa melaksanakan tugasnya lebih maksimal.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, total penerimanya ada 25.877 orang. Terdiri 17.657 ketua RT, 4.253 ketua RW, 4.057 perangkat desa yang  sudah diberikan atau dilindungi oleh asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan adanya perhatian kita dari pemerintah daerah kepada ujung tombak di lapangan ini diharapkan bisa memotivasi semangat kerja,” ujar bupati saat acara Penandatanganan perjanjian kerjasama BPJS Ketenagakerjaan dengan DPMD di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Selasa (25/1).

Jaminan sosial tersebut, kata Dadang, berlaku untuk pihak yang menjabat sebagai perangkat desa, RT, RW.

“Ketua RT, RW itu kan berdasarkan SK. Tapi kalau selanjutnya para RT dan RW selesai menjabat, terus mau dilanjutkan BPJSnya, ya silahkan,” ungkap Dadang.

Dikatakan Dadang, ke depan pemerintah daerah akan terus melakukan upaya agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan juga melaksanakan program-program yang sudah dicanangkan berdasarkan RPJMD yang telah disepakati.

Kepala Kantor Cabang BPJS ketenagakerjaan Bandung Lodaya, Dewi Mulya Sari mengatakan besaran iuran program jaminan ketenagakerjaan yaitu Rp.16.800 per bulan. Kata Dewi,  anggota BPJS Ketenagakerjaan bisa memperoleh sejumlah perlindungan.

“Jadi ini iuran yang sangat murah, kalau dibanding dengan satu bungkus rokok masih jauh lebih murah dengan iuran satu bulan, untuk dua perlindungan,” kata Dewi.

Misalnya jika terjadi risiko kecelakaan kerja, maka cakupan perlindungannya seperti biaya pengobatan dan bisa masuk rumah sakit manapun. Kata Dewi, BPJS Ketenagakerjaan sudah bekerjasama dengan berbagai rumah sakit, baik yang ada di Kota Bandung maupun Kabupaten Bandung.

“Jadi dengan menunjukkan kartu sudah bisa dilayani dengan baik,” jelas Dewi.

Diungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bandung menjadi satu dari 7 kota/kabupaten di Jawa Barat yang masuk sebagai kandidat yang akan mendapatkan penghargaan  Paritrana, yaitu penghargaan tertinggi jaminan sosial.

 

Lily SD

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemkab Bandung Berikan Jamsostek kepada Puluhan Ribu Ketua RT, RW dan Perangkat Desa

Trending Now

Iklan