Polisi Jadwal Ulang Pemanggilan Edy Mulyadi

29 Januari, 2022 | 9:36 AM WIB Last Updated 2022-01-30T07:02:57Z


 Forum Masyarakat Dayak Bersatu, dua hari lalu secara khusus datang ke Jakarta dan menggelar konferensi pers meminta Edy Mulyadi mempertanggungjawabkan ucapannya tentang Kalimantan sebagai tempat “Jin Buang Anak”.

KILASINFO.ID, -- Penyidik Bareskrim Polri mengabulkan permintaan terduga pelaku ujaran kebencian Edy Mulyadi tentang penjadwalan ulang pemanggilan. Terkait hal itu polisi telah melayangkan pemanggilan kedua kepada Edy Mulyadi, yaitu pada Senin (31/01/2022).

Edy Mulyadi mestinya diperiksa penyidik Bareskrim Polri sebagai saksi pada Jumat (28/01/22). Namun yang datang hanya kuasa hukumnya Herman Kadir. Kata Herman Kadir, kliennya berhalangan hadir dan telah meminta penyidik melakukan penjadwalan ulang pemeriksaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ujaran kebencian yang menyeret Edy Mulyadi berawal dari kalimat “Jin Buang Anak” terkait dengan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Dalam suatu pertemuan yang diunggah ke kanal berbagi video youtube, Edy Mulyadi menyebut kepindahan IKN Nusantara ke Kaltim tidak mendesak. Ia pun mengibaratkan pulau Kalimantan sebagai tempat “Jin Buang Anak” sehingga ia sendiri mengaku tak setuju atas pembangunan IKN Nusantara yang terkesan dipaksakan oleh Presiden Joko Widodo itu.

Ungkapan “Jin Buang Anak” Edy Mulyadi itu serta merta menyulut amarah masyarakat Dayak. Forum Masyarakat Dayak selanjutnya mengancam Edy Mulyadi akan diberi sanksi hukuman Adat atas ucapannya yang dinilai rasis dan melecehkan warga Kalimantan.
Selain itu, Masyarakat Adat Kalimantan selanjutnya melaporkan kasus ujaran kebencian Edy Mulyadi ke polisi.

Atas kasus ini, polisi sudah memeriksa 30 saksi dan 8 ahli meliputi ahli bahasa, ahli ITE dan menghimpun keterangan berdasarkan kesaksian warga Kalimantan, Jakarta dan Jateng.


Ombule


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polisi Jadwal Ulang Pemanggilan Edy Mulyadi

Trending Now

Iklan