Update Gempabumi Tektonik M5,4 Dirasakan Di Sukabumi, Tidak Berpotensi Tsunami

17 Januari, 2022 | 10:48 AM WIB Last Updated 2022-01-17T06:49:39Z


KILASINFO.ID, Sukabumi - Gempabumi Tektonik M5,4 dirasakan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya, tidak berpotensi tsunami.

Melalui release resmi Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno, M.Si menyampaikan, Kejadian dan Parameter Gempabumi. Senin,(17/1/2022) pukul 07.25.58 WIB wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya diguncang gempa tektonik.

" Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,55 ° LS ; 105,83° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 100 km arah Barat Daya Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada kedalaman 42 km," Jelasnya.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi,
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi di zona subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault ). 

Dampak Gempabumi.
Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Bayah, Pandeglang, Cikeusik, Panimbang dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu. Daerah Cikembar, Cireunghas, Palabuhanratu, Sumur, Bogor, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Tambun dengan skala intensitas II – III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah terasa getaran seakan-akan truk berlalu.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Gempabumi Susulan.
Hingga hari Senin, 17 Januari 2022 pukul 07.42 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M3,9.

Pihaknya juga menghimbau, Kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Sumber BMKG.
Redaksi. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Update Gempabumi Tektonik M5,4 Dirasakan Di Sukabumi, Tidak Berpotensi Tsunami

Trending Now

Iklan