Usai Dicekoki Miras Santriwati di Magelang Diikat Lalu Dipaksa Layani Napsu Bejat 3 Lelaki

15 Januari, 2022 | 12:49 PM WIB Last Updated 2022-01-15T05:50:26Z

KILASINFO.ID, Magelang - Nasib naas di alami oleh seorang santriwati dari salah satu Ponpes di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh 3 orang laki-laki. 

Sebelum di paksa layani napsu bejat 3 pelaku, korban terlebih dahulu dicekoki minuman keras(Miras) lalu diikat dan gilir oleh 3 orang dibawah ancaman akan di bunuh. 

Hal tersebut sampaikan Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod. S.H.SIK, saat Konferensi pers di Loby Mapolres Magelang, Polda Jateng. Konferensi pers dipimpin oleh Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod, didampingi Kasatreskrim Magelang AKP M. Alfan Armin dan Kasi Humas AKP Abdul Muthohir, Jumat (14/01/2022).


"Kasus Pemerkosaan terjadi pada Hari Minggu, 2 Januari 2022 sampai dengan Rabu, 5 Januari 2022 di Rumah Tersangka NI di Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah," Terang Sajarod. 


Lebih lanjut Sajarod, modus para tersangka mengajak Korban untuk bermalam, kemudian mencekoki korban dengan miras dan mensetubuhi korban sambil memberikan ancaman serta mengikat korban dengan tali. 


"3 Tersangka atas nama saudara PA, NI dan seorang pelajar berusia 15 tahun yang berlamat di Kabupaten Magelang. Untuk korban seorang santriwati salah satu Ponpes di Kabupaten Magelang inisial ADP yang berusia(19 tahun) warga Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah," jelas Sajarod, 


Dikatakannya, para tersangka mengajak korban untuk bermalam, kemudian korban mencekoki dengan miras dan mensetubuhi sambil memberikan ancaman serta mengikat korban dengan tali.
Perbuatan tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan pada hari Minggu,(2/1/2022) sekira pukul 12.00 WIB, korban dan tersangka PA janjian bertemu di lampu merah Bandongan, kemudian menuju ke rumah tersangka NI dan bermalam disana. 


" Saat di rumah tersangka NI tersebut, korban dicekoki miras oleh para para tersangka hingga mabuk, kemudian korban tidur di dalam kamar," Ujarnya. 


Pada hari Senin, 3 Januari 2022 sekira Pkl 12.00 Wib, Tersangka NI masuk ke dalam kamar yang ditempati korban, kemudian tersangka NI mensetubuhi korban sambil mengancam akan dibunuh jika tidak mau, Masih pada hari Senin, 3 Januari 2022 sekira pukul 15.00 Wib, tersangka PA juga mensetubuhi korban sambil mengancam apabila tidak mau akan dipukul, masih dihari yang sama sekira Pkl 19.30 Wib, tersangka NR juga mensetubuhi korban sambil mengikat korban dengan tali rafia.

Perbuatan tersebut terus dilakukan oleh para tersangka sampai dengan tanggal 5 Januari 2022.

" Kasus ini terungkap karena keluarga korban mengetahui korban pergi dari Ponpes, keluarga korban berusaha mencari tersangka PA, kemudian keluarga korban meminta tolong perangkat Desa tempat tinggal tersangka PA. Kemudian pada hari Kamis, 6 Januari 2022 warga mengamankan korban serta tersangka PA dan tersangka NR, lalu dibawa ke rumah perangkat desa," Beber Sajarod. 

Masih kata Sajarod, Selanjutnya para Tersangka dibawa ke Polres untuk diperiksa lebih lanjut, sedangkan korban dibawa ke RSUD Merah Putih untuk mendapatkan perawatan.

Polres Magelang menyita barang bukti diantaranya Pakaian milik Para Tersangka, Pakaian milik korban, satu buah tikar, satu utas tali rafia, botol miras nerk vodka mansion house kosong, 1 buah gelas, 1 buah Handphone milik tersangka PA dan 1 buah Handphone milik korban.

" Para tersangka disangka dengan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun, "pungkasnya.


Redaksi. 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Usai Dicekoki Miras Santriwati di Magelang Diikat Lalu Dipaksa Layani Napsu Bejat 3 Lelaki

Trending Now

Iklan