Warga Perum BMI 2 Parungkuda Sukabumi Pertanyakan Tanah Pemakaman, Ini Jawaban Developer

24 Januari, 2022 | 1:56 PM WIB Last Updated 2022-01-24T07:00:26Z

Warga Perum BMI 2 Pertanyakan TPU di Kantor Pemasaran, Diterima Oleh Perwakilan Developer. Senin, (24/1/2022). 


KILASINFO.ID, Sukabumi - Selama dua tahun sudah tiga kali warga Perum BMI 2 meninggal tidak ada TPU. Warga ancam akan makamkan di depan kantor pemasaran jika ada  jawaban pasti dari Developer.

Pantauan Kilas info.id, Enam Orang warga Perum BMI 2 langsung menanyakan persoalan yang dialami oleh warga ke Kantor Pemasaran Perum BMI 2  Jalan Kompa Kampung Cijambe, Desa Kompa, Kecamatan Patungkuda, Jawa Barat, namun akhirnya pihak Developer menjawab tuntutan warga, Senin,(24/1/2022).

Salah satu Warga Perum BMI 2 Rendi Sucita mengakatan, Pertama menuntut makam, kedua menuntut sarana prasarana yang dijanjikan oleh developer terutama makam.

" Karena udah ada 3 kali warga BMI 2 meninggal tidak ada pemakaman, bingung memakamkan dimana alhasil mayat itu harus terlantar dulu. Kami sebagai warga BMI 2 menuntut harus diadakannya TPU," Ujarnya.

Bahkan menurutnya warga sudah tiga kali melayangkan surat peringatan ke developer namun baru hari ini surat dijawab.

" Sudah kami layangkan surat, kedua surat peringatan juga sampai saat ini baru dibalas tadi karena warga datang," ujarnya.

Dikatakan Rendi, keinginan warga adalah, Adanya Pos Keamanan, mesjid, fasilitas umum seperti pos ronda, pos yandu, air tidak layak pakai sebagian sumur sintetis dan sebagian sumur.


Setelah datang ke kantor pemasaran ditemui oleh perwakilan Developer dan menurutnya masih mau diusahakan, kami tidak mau diusahakan tapi ingin action hari ini juga," tegasnya.

" Untuk TPU oke lah kita menunggu karena perlu izin lingkungan dan lain sebagainya, tapi untuk pos Security, Pos kamling, dan masjid ingin sekarang,"imbuhnya Rendi.

Warga lainnya juga menyampaikan hal yang serupa  Muhammad Sanjaya menyampaikan, Selama dua tahun tinggal disini belum ada TPU bahkan masjid Jami belum ada.

" Kalau keinginan kita sebagai warga minimal warga yang meninggal disini ada tanah pemakaman," ungkapnya.

Semalam ada warga yang meninggal hingga malam warga kebingungan mau dikubur disini, tapi tidak ada TPUnya, akhirnya dibawa ke kampungnya.

" Dikampungnya belum siap akhirnya sekemampuan kita disini karena fasilitas untuk alat-alat kita sudah sediakan sampai kafan dan lain sebagainya baru dibawa ke keluarganya karena disini belum ada tanah pemakamannya," Ucapnya.

Sementara perwakilan dari Developer Masukin mengatakan, datangnya warga ke kantor pemasaran untuk menanyakan soal tanah pemakaman umum (TPU).

" Kami sampaikan, bahwa tanah pemakaman umum sudah di urus perizinannya melalui kepala Desa Kompa, yakni disekitar Tapos," Jelasnya.

Selain itu pihaknya juga menyampaikan, tanah TPU dan juga merealisasikan permintaan warga agar di bangun pos Security.

" Hari ini sudah saya tugaskan ke mandor proyek agar langsung bangun pos security," tegas Nasikin.

Dikatakan Nasikin, pihaknya langsung survey lokasi yang akan dibangun Masjid, dan akan di pasang benner Mohon Do'anya lokasi ini akan di bangun Masjid.

- Redaksi.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Warga Perum BMI 2 Parungkuda Sukabumi Pertanyakan Tanah Pemakaman, Ini Jawaban Developer

Trending Now

Iklan