3 Pelaku Pembacokan Anggota PP di Kota Sukabumi Dibekuk Polisi

KILASINFO.ID
10 Februari, 2022 | 7:34 PM WIB Last Updated 2022-02-10T12:34:19Z
Para pelaku pembacokan. Foto : istimewa

SUKABUMI,KILASINFO.id - Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan yang dialami SS (30) warga Koleberes, Warudoyong, Kota Sukabumi.

SS mendapat dianiaya pada Minggu 6 Februari 2022 dini hari lalu di Jalan Pelabuahan II KM 4 Cipanengah, RT. 02/02 Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. 

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin, mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Minggu (6/2/2022) sekitar pukul 03:00 Wib di Jalan Pelabuahan II KM 4 Cipanengah Rt 02/02 Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi.

"Pelaku ditangkap Selasa (8/2/2022) sekitar pukul 04:00 Wib dini hari di Kampung Cipanas, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi," kata Zainal kepada awak media, Kamis (10/2/2022).

Kronologinya lanjut Zainal, di TKP sekira pukul 03.00 Wib 3 orang pelaku yang tergabung dalam Genk Motor XTC ini melakukan aksinya menggunakan sepeda motor bonceng 3 berpapasan dengan korban dalam keadaan mabuk.

"Setelah berpapasan itulah para pelaku balik kanan mengejar dan membacok korban dengan celurit," jelas Zainal. 

"Setelah melakukan aksinya, sambung Zainal, ketiga pelaku inipun langsung melarikan diri. Sedangkan korban mengalami luka pada bagian punggung," sambungnya.   

Ketiga pelaku ini, masih kata Zainal, adalah MFR (19) warga Cipanengah, Lembursitu Kota Sukabumi, MR (21) warga Cipeut, Wangunreja, Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi, dan SH (18) warga Cipanas, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi. 

"Dalam aksi itu, polisi mengamankan juga barang bukti yakni 1 unit sepeda motor merk Honda Beat Warna Hitam, dan 1 bilah senjata tajam jenis cerulit," jelasnya.

Untuk penanganan perkara sendiri, saat ini sedang dilakukan proses penyidikan oleh Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota. 

"Pasal yang dipersangkakan undang - undang darurat Nomor 12/1951 dengan ancaman maksimal 10 tahun dan Jo Pasal 170 ayat 2 ke - 2 KUHPidana tentang pengeroyokan mengakibatkan luka berat dengan ancaman maksimal 9 tahun dan Jo Pasal 351 ayat 2 KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun," terangnya.*


Bambang Setian
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 3 Pelaku Pembacokan Anggota PP di Kota Sukabumi Dibekuk Polisi

Trending Now

Iklan