Bermodal Rp2 juta, Wanita Berhijab ini Raup Omzet Rp30 jutaan per Bulan dari Jualan Baju

KILASINFO.ID
25 Februari, 2022 | 5:22 PM WIB Last Updated 2022-02-25T10:22:37Z


Eva Lasmawati ditempat usahanya. Foto : istimewa

SUKABUMI, KILASINFO.id  - Bagi sebagian orang, mempunyai gelar pendidikan bukan menjadi patokan untuk bekerja sesuai dengan ijazahnya. Berani mengambil keputusan, tentu harus berani pula menerima konsekuensinya.

Eva Lasmawati (35) salah satunya, wanita asal Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, ini merupakan seorang Sarjana Pendidikan Islam, lulusan dari salah satu perguruan tinggi yang ada di kota Bandung.

Setelah memiliki gelar sarjana, Eva menjadi seorang guru honorer di MTs Darul Ulum Ciracap. Sambil mengisi waktu luang setelah mengajar, ia juga membuka usaha jualan baju online di rumahnya.

"Awal jualan karena kepepet butuh uang, terus saat itu baru punya anak satu usia empat tahun, emak-emak pasti ngerasain kalau udah punya anak tuh harus banget punya uang di saku, secara anak-anak maunya ini itu, belum jajanan belum lagi mainan, kalau kebutuhan pokok mah udah pasti harus tercukupi,” ungkap Eva saat ditemui ditempat usahanya.

Sebelum usaha ini, Eva mengaku hampir satu tahun jadi tukang kredit keliling, ngambil barang dari toko, saat itu suami dan saya masih status guru honorer. 

“Gajinya pasti tau sendiri kalau honorer berapa, sedih sebenernya kalau harus disebutkan nominal. Tapi alhamdulillah cukup kalau buat beli beras sebulan, tapi cuma beras saja yang lain gak kebeli. Nah dari situlah mulai putar otak,” ucap wanita berhijab itu.

Modal nekat, buang gengsi dan malu, saya mulai jualan online baju anak, waktu itu baru punya akun facebook, akun BBM (waktu itu yang lagi hits) juga baru, sambil-sambil saya manfaatin handphone buat jualan online.

Namun, banyaknya profesi yang ditekuni, membuat Eva harus mengorbankan salah satunya. Ia pun berhenti setelah menjadi guru honorer selama tujuh tahun, kemudian fokus pada usaha online shopnya.

Eva belajar usaha onlinenya secara otodidak tanpa ada belajar khusus dalam menjalankan bisnisnya dibidang olshop penjualan pakaian anak-anak. 

"Saya belajar sendiri dari mulai pembelian barangnya, cara pemasarannya, pembukuannya, awalnya sempat bingung tapi lama kelamaan akhirnya saya paham alurnya," kata Eva.

Sistem penjualan yang dilakukan oleh ibu empat orang anak ini adalah dengan cara memposting produknya di media sosial dan dropship.

"Awalnya waktu itu msih dropship, jadi posting dulu gambar dari suplayer, kalo ada yang mau baru deh diorderin, belum berani nyetok seperti sekarang,” ucapnya.

Terus, lanjut Eva, setelah satu tahun fokus di online, modalnya juga masih muter-muter kaya komedi putar, dapat uang belanjakan lagi, makin kesini mulai stok barang, tapi jualannya masih ngampar di rumah. 

“Jadi kalo ada yang mau pilih-pilih langsung datangnya kerumah, lambat laun bisa bikin ruko kecil-kecilan nempel samping rumah, berjalan tiga tahun beranikan buat sewa ruko pinggir jalan,” bebernya.

Kemudian, menyetok barang lebih banyak, jadi sekarang gak hanya online tapi cash on delivery (COD) juga. Alhamdulillah bisa berada di titik sekarang dengan perjuangan yang bisa dibilang panjang dan penuh cerita," tukasya.

Untuk modal sendiri, tambah Eva, modal awal yang ia keluarkan pertama kali sebesar Rp2 juta hasil pinjam bank, namun setelah berjalan selama tujuh tahun, dari usahanya kini ia meraup omset Rp30 juta per bulannya.

"Modal awal inget banget waktu itu cuma Rp2 juta, dan itu pun dapat meminjam dari bank, sama modal nekad juga, alhamdulillah sekarang sudah tujuh tahun berjalan, omset per bulannya Rp30 juta itu kalau di bulan biasa, kalau sudah masuk bulan ramadhan terus mendekati idul fitri omset yang saya dapet bisa sampe Rp80 juta," tutupnya. *

Ade

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bermodal Rp2 juta, Wanita Berhijab ini Raup Omzet Rp30 jutaan per Bulan dari Jualan Baju

Trending Now

Iklan