Agus Mulyadi, dalam BPNT tidak Boleh ada Penggiringan

KILASINFO.ID
02 Maret, 2022 | 3:01 PM WIB Last Updated 2022-03-02T08:01:11Z

 

Anggota komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, H. M Agus Mulyadi. Foto : Istimewa

SUKABUMI, KILASINFO.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi kembali menghimbau kepada semua pihak yang terlibat dalam penyuksesan bantuan pangan non tunai (BPNT), harus kembali kepada pedoman umum (Pedum) dan Petunjuk Teknis (Juknis).

Himbauan tersebut diutarakan anggota komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, H. M Agus Mulyadi, saat berkunjung ke kantor Kilasinfo.id, di jalan raya Siliwangi, Cicurug, Rabu (2/3/2022).

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk bisa menggunakan pola yang baru ini dengan merima uang Rp600 ribu,” ungkap Agus.

Menurut anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi ini, dalam penerimaan sendiri masyarakat harus memastikan dulu uang yang diterima itu adalah Rp600 ribu, tanpa potongan apapun.

Lalu sesuai dengan konsep yang disampaikan oleh negara hari ini (Pedum dan Juknis), bahwa uang itu harus dipergunakan untuk keperluan masyarakat yang betul-betul dibutuhkan, baik itu sembako maupun dan kebutuhan-kebutuhan lain sehari-hari.

“Kepada apartur baik ditingkat kecamatan, tingkat desa, TKSK, dan seluruh yang terlibat, kami (DPRD,red) menghimbau untuk tidak mengarahkan agar uang itu digunakan atau dibeli di e-warung,” tegas anggota Fraksi Golkar itu.

Karena, menurut Agus, semuanya sudah menjadi hak masyarakat. “Biarkan masyarakat menggunakan, sehingga uang yang ada bisa bergulir diseluruh warung-warung di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Kami menghimbau kepada teman teman dewan, aparat, media juga ikut sama sama mengawasi, karena perguliran uang hari ini dari pemerintah kepada masyarakat diharapkan bisa mengungkit perekonomian di masyarakat.

“Semuanya harus sama sama mengawasi, karena perguliran uang hari ini harus bisa mengungkit perekonomian di masyarakat,” tandasnya.*

Penulis : Ade Sutisna

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Agus Mulyadi, dalam BPNT tidak Boleh ada Penggiringan

Trending Now

Iklan