Hadirkan Saksi Pertamina, Sidang Kedua Dugaan Penipuan Berkedok Investasi Pangkalan Gas LPG

KILASINFO.ID
10 Maret, 2022 | 9:58 AM WIB Last Updated 2022-03-10T02:58:45Z

Pengadilan Negeri Kota Sukabumi. (istimewa)

SUKABUMI, KILASINFO.id - Kasus penipuan  investasi pangkalan LPG 3 kilogram yang dilakukan WF memasuki babak kedua persidangan yakni keterangan saksi dari PT. Pertamina. Sidang dilaksanakan di ruang Candra 004 Ruang Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, kemarin (09/03/2022).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi, Epha Lina Elda mengatakan, fakta untuk persidangan saat ini yakni menghadirkan saksi atas nama Andi Arain dari Pertamina yang mengetahui prosedur, langkah-langkah apa untuk berinvestasi masalah yang berhubungan dengan gas.

“Perbuatan terdakwa WF ini tidak dibenarkan oleh Instansi Pertamina. Termasuk, menyoroti berdasarkan Berita Acara Penyelidikan (BAP) terhadap nama-nama yang disebutkan oleh terdakwa yang bekerja di Pertamina,” ujar Epha kepada awak media usai persidangan.

Sehingga, lanjut dia, sedikit menimbulkan pertanyaan baik itu untuk JPU maupun untuk para korban, siapa nama tersebut yang disebutkan oleh terdakwa ini, apakah nanti dari keterangan selaku dari pihak Pertamina mengenal nama yang disebutkan oleh terdakwa?.

“Adapun untuk menaikkan status  saksi menjadi tersangka itu harus berdasarkan dua alat bukti yang sah, jika nanti penyidik menemukan dua alat bukti itu maka orang yang disebutkan oleh korban kemungkinan bisa sebagai tersangka,” terangnya.

Masih kata dia, dalam persidangan ini saksi dari Pertamina tidak mengenal nama-nama yang disebutkan oleh terdakwa WF.

“Ya, termasuk dengan nama kenalan orang dalam di Pertamina pengakuan dari terdakwa juga tidak ada,” tegasnya.

Sementara, itu Humas Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Simon Sitorus menambahkan, dalam persidangan kali ini menghadirkan saksi dari Pertamina.

“Sedangkan lanjutan jadwal persidangannya akan dilaksanakan pada minggu depan tepatnya di hari Rabu tanggal 16 Maret 2022," katanya.

Lanjut dia, “Untuk penilaian hakim terhadap penilaian saksi-saksi dan keterangan terdakwa fakta-fakta hukum nanti akan dituangkan oleh putusan, hakim,” ungkapnya.

Ade Yosca

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hadirkan Saksi Pertamina, Sidang Kedua Dugaan Penipuan Berkedok Investasi Pangkalan Gas LPG

Trending Now

Iklan