Jembatan Tiba-tiba Patah di Ciemas Sukabumi, 1 Warga Tewas dan 1 Hilang saat Melintas

KILASINFO.ID
07 Maret, 2022 | 12:47 PM WIB Last Updated 2022-03-07T05:47:06Z

 Evakuasi korban meninggal Dana (55) seorang petani. Foto : Istimewa

SUKABUMI, KILASINFO.id - Seorang warga tewas dan satu korban lainnya belum ditemukan akibat terjatuh dan terbawa arus Sungai Leuweung Hejo saat melintasi jembatan yang tiba-tiba patah di Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (6/3/2022) sekira pukul 17.00 WIB.

Korban meninggal bernama Dana (55) seorang petani yang merupakan warga Kampung Ciwangi 1, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, sedangkan korban yang dinyatakan hilang bernama Habibi (7) pelajar kelas 1 Sekolah Dasar (SD) yang merupakan anak kandung dari korban yang meninggal dunia. 

Kapolsek Ciemas, Iptu Azhar Sunandar mengatakan bahwa berdasarkan keterangan saksi, kronologi kejadian berawal dari 2 Kepala Keluarga (KK) yang berjumlah 6 orang warga Kampung Ciwangi, sepulang bekerja di sawah dan menyebrangi Sungai Leuweung hejo dengan menggunakan jembatan bambu dengan panjang lengan kuasa (lk) 4 meter. 

"3 orang rekan korban melintas terlebih dahulu dengan menggunakan jembatan Sungai Leuweung Hejo dengan keadaan selamat sampai ke tepi sungai, selanjutnya disusul oleh korban dengan menggendong anaknya yang menyebrangi jembatan sungai tersebut," ujar Azhar kepada Wartawan.

Lebih lanjut Azhar mengatakan bahwa pada saat korban dan anaknya melintasi jembatan tersebut, tiba-tiba jembatan Sungai Leuweung Hejo tersebut patah dan mengakibatkan korban dan anaknya jatuh dan terbawa arus sungai dengan kondisi arus sedang deras. 

"Sekira pukul 19.30 WIB, satu orang korban atas nama Dana diketemukan di Luewi Buleud yang berjarak kurang lebih 1,5 km dari TKP, dengan kondisi sudah meninggal dunia, dan tim melanjutkan pencarian korban satu laginya. Akan tetapi sehubungan situasi sudah larut malam dan kondisi cuaca tidak memungkinkan pada jam 22.00 WIB, tim memutuskan untuk memberhentikan pencarian sementara dan akan dilanjutkan besok pagi," tambah Azhar.

Azhar menjelaskan bahwa jembatan yang digunakan sebagai penyebrangan di Sungai Leuweung Hejo tersebut kondisi sudah lapuk. Sedangkan aliran Sungai Leuweung Hejo tersebut mengalir dan tembus ke Sungai Panarikan, Desa Gunung Batu, Kecamatan Ciracap dan Laut Pangumbahan wilayah Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. 

Sampai berita ini diturunkan, upaya pencarian korban anak almarhum Dana, masih dilakukan.*

Ade Yosca

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jembatan Tiba-tiba Patah di Ciemas Sukabumi, 1 Warga Tewas dan 1 Hilang saat Melintas

Trending Now

Iklan