MUI sebut 3 Perkara ini Menjadi Tanggungjawab Para Kiayi di Kabupaten Sukabumi

KILASINFO.ID
23 Maret, 2022 | 7:29 AM WIB Last Updated 2022-03-23T00:29:35Z

Peringatan Isro Mi'raj di Yayasan Al-Amin Karangsirna Cicurug, Selasa (22/3/2022) malam. |Dok: kilasinfo.id

SUKABUMI, KILASINFO.id - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH Fatahillah Nadziri, menyampaikan Isra Miraj memiliki makna yang sangat tinggi bagi umat islam. 

Hal ini karena melalui Isra Miraj, Allah SWT sebenarnya sedang mengingatkan beberapa hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, termasuk ada beberapa perkara yang menjadi tanggungjawab Kiayi dalam moment tersebut.

"Ada 3 perkara yang menjadi tanggung jawab para Kiayi, khusunya di kabupaten Sukabumi," ungkap KH Fatahillah Nadziri, saat Tablghul Islamiyah peringatan Isro Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Yayasan Al-Amin Karangsirna Cicurug, Selasa (22/3/2022) malam. 

Ke 3 perkara tersebut yakni, pertama, banyaknya kaum muslim yang pindah agama. Kedua, meningkatnya penyakit AIDS yang di akibatkan banyaknya pergaulan bebas di luar nikah. Ketiga, meningkatnya lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Kabupaten Sukabumi.

"Semua permasalahan ini tidak bisa di selasaikan sendiri oleh MUI, tetapi ini adalah tanggung jawab bersama. Salah satu pencegahan terjadinya masalah ini adalah dengan memperbanyak majlis ilmu,"   katanya. 

Selain itu, masih Kata KH Fatahillah, MUI akan mengundang dan bekerjasama dengan semua pihak yang berkompeten untuk membentuk Posko Tertib Ramadhan di setiap wilayah kecamatan.

"Upaya seperti inilah yang harus bisa dilakukan untuk menekan 3 perkara yang menjadi tanggung jawab para Kiayi khususnya di Kabupaten Sukabumi," tegasnya. 

Apalagi saat ini, sambung KH Fatahillah, MUI telah memiliki program untuk menciptakan Sukabumi yang religius dengan memberikan Beasiswa Santri untuk mesantren keluar Negeri.

KH Fatahillah menambahkan, perjalan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isro Mi'rajdi sendiri terbagi kedalam 3 fase, yakni perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidl Aqso, dengan hikmah yang bisa diambil dari perjalanan ini adalah  sebab masjid Aqso persis berada pada pintu langit.

"Barang siapa yang ingkar terhadap peristiwa isro mi'raj maka termasuk dosa besar," ungkapnya. 

Nabi Muhammad SAW mi'raj dari masjid Aqso ke langit ke tujuh dengan menggunakan alat yang di sediakan Allah SWT.

Hal ini di qiaskan bahwa satiap muslim yang ingin menghadap Allah harus menggunakan alat yaitu dengan Shalat. 

"Mudah-mudahan setelah peringatan ini kita semua menjadi kaum ahli ibadah," tutupnya. 

Peringatan Isro Mi'raj di Yayasan Al-Amin Karangsirna Cicurug, Selasa (22/3/2022) malam. |Dok: kilasinfo.id


Senada disampaikan ketua MUI Kecamatan Cicurug, KH. Moch Endang Sanaaul Ahza, yang menyampaikan sejumlah programnya yang selalu bersineritas dengan umaro yang ada di kecamatan cicurug. 

"Mudah-mudahan di Kecamatan Cicurug mempunyai nilai Nol dalam penyakit masyarakat," katanya. 

Karena secara tidak langsung, tambahnya, Kecamatan Cicurug merupakan tolak ukur keberhasilan kabupaten Sukabumi karena menjadi gerbang utama dari daerah metropolitan. "Maka dari itu kita harus bersatu dan tidak saling menjatuhkan," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Amin KHR. Ahmad Gondar Hibatulloh, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para undangan yang telah hadir pada pelaksanaan kegiatan yang secara rutin setiap malam rabu dilaksanakan pengajian mingguan, hanya saat ini sekalian dengan peringatan Isro M'raj. 

"Mudah-mudahan dengan acara ini, semua jamaah mendapat keberkahan dari Allah SWT dan mendapat safaat dari Nabi Muhammad SAW," ungkapnya. 

"Semoga kita semua juga bisa menjalan tarekat yang telah di jalankan oleh para kasepuhan Al-Amin," sambungnya.

Hasil pantauan, turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Lazisnu / Ketua Forum ZIS Kab. Sukabumi H.bAde Daryadi, Sekdis Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Sukabumi, H Agung Gunawan, Forkompincam Cicurug, dan Kepala Desa Nanggerang, Unang Suwandi.***

Komarudin

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • MUI sebut 3 Perkara ini Menjadi Tanggungjawab Para Kiayi di Kabupaten Sukabumi

Trending Now

Iklan