Polisi Amankan 2 Pelaku Pencurian Perkakas di Gudang Pabrik Sepatu

KILASINFO.ID
14 Maret, 2022 | 11:50 AM WIB Last Updated 2022-03-14T04:50:55Z

Kedua pelaku beserta barang bukti yang diamankan. Foto : Istimewa

SUKABUMI, KILASINFO.id – Dua pelaku pencurian di sebuah gudang pabrik sepatu di Kampung Satong Parigi, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, diamankan. Mereka diamankan setelah melakukan aksinya.

Para pelaku adalah S alias E (23) dan S alias A (23) warga setempat. Mereka diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Sukalarang, atas dugaan pencurian alat perkakas di gudang pabrik sepatu.

Kapolsek Sukalarang AKP Wahyudi mengatakan, dugaan kejadian pencurian tersebut terjadi pada Sabtu 12 Maret 2022 lalu sekitar pukul 06.00 WIB.

"Kami berhasil mengamankan para pelaku, pada Minggu 13 Maret 2022 diwilayah Kecamatan Sukalarang," jelas Wahyudi, Senin (14/03/2022).

Menurut Wahyudin, dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan 1 pasang sepatu Safety ukuran 8 warna hitam, 1 buah bor tangan merk Makita warna hijau, 3 buah Gurinda tangan warna hijau dan merah merk Makita.

Kemudian, 1 buah kunci inggris 12, 2 buah handspray cup stainless merk Meiji, 1 pasang sarung tangan anti panas warna hijau, 1 buah tang jepit dan 1 buah mata bor merk NACI.

“Modus kedua pelaku adalah masuk melalui pintu belakang gudang dan mengambil barang yang berada digudang, kemudian pelaku keluar melalui jendela serta hasil curian dibawa ke rumahnya," jelasnya. 

Dugaan kasus pencurian dengan pemberatan ini berawal dari laporan kasus yang dilakukan oleh korban pada tanggal 12 Maret 2022 di Polsek Sukalarang, dengan nomor Laporan Polisi LP/B/26/III/2022/JBR/Ressmi Kota/Sek Sukalarang.

"Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti tindak kejahatan, telah diamankan di Polsek Sukalarang guna penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.*

Ade Yosca

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polisi Amankan 2 Pelaku Pencurian Perkakas di Gudang Pabrik Sepatu

Trending Now

Iklan