Tati Suarti bercita-cita ingin Jadi Polwan Sejak Kecil

03 Maret, 2022 | 10:09 AM WIB Last Updated 2022-03-03T03:09:32Z


 IPDA Tati Suarti, SH.MH., Foto : Istimewa

SUKABUMI, KILASINFO.id - Tertarik menjadi polisi wanita (Polwan) ternyata sudah menjadi impian IPDA Tati Suarti, SH.MH., sejak kecil. 

"Dahulu saat kecil melihat anggota polwan yang sedang bertugas sangat menarik, tegas dan lugas dalam melaksanakan tugasnya, sehingga ada keinginan bercita cita menjadi seorang anggota polwan," ungkap Tati.

Tati mengaku menjadi polwan sejak tahun 1989 ketika dia masih duduk di sekolah dasar (Pocil), hingga sekarang menjabat Kaurmintu Sat Lantas Polres Sukabumi Kota.

"Banyak suka duka menjadi seorang polwan, tapi lebih banyak suka daripada dukanya," ucap Tati.

Sukanya karena, masih kata Tati, dengan menjadi seorang polwan, saya dapat mengetahui dunia yang baru yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

Kalau dukanya, menjadi seorang anggota polri tidak bisa setiap saat berkumpul dengan keluarga terutama pada saat hari hari besar. "Ya begitulah seperti misalnya ketika moment hari raya idul Fitri, karena tugas yang lebih didahulukan," terangnya. 

Penampilan-Penampilan menarik bagi seorang polwan sangat diperlukan, karena dengan penampilan mencerminkan kepribadian kita.

"Apalagi sebagai anggota polwan yg notabene bersentuhan langsung dengan masyarakat, dengan penampilan yg menarik, ramah , sopan, bersih, bisa menarik simpatik masyarakat," katanya. 

Pernah kena ocehan ocehan masyarakat secara langsung tidak pernah didapatkan, misal karena pelayanan yang kurang atau lain sebagainya.

Tapi kalau ocehan masyarakat pada saat melaksanakan tugas pengamanan mislanya sedang melaksanakan pengamanan aksi demonstrasi dan saat itu masyarakat merasa dihalang-halangi oleh para petugas kepolisian sehingga masyarakat ngoceh. 

"Saya menyikapinya biasa saja, maklum karena mungkin saat itu masyarakat merasa tidak tersampaikan langsung apa keinginannya dengan keberadaan kita dilapangan yang menurut mereka keberadaan kita berpihak kepada lawannya," ungkapnya. 

"Quote terbaik, sukses tidak datang begitu saja, perlu usaha, kerja keras dan kemauan untuk terus belajar," katanya. 

Tati berpesan, wanita pada zaman sekarang harus pintar, pintar dalam segal hal, karena saat ini para wanita tidak hanya cukup untuk diam didapur saja, para wanita dituntut lebih mandiri, pintar memanfaatkan peluang, pintar mengelola situasi yang semakin dinamis.

"Sekarang para wanita sudah bisa bekerja di sektor sektor yang dulu mungkin hanya di dominasi oleh para pria," tambah Tati. 

Namun, sambung dia, dengan adanya kesetaraan gender sektor sektor tersebut juga bisa dilakukan oleh para wanita.

"Tinggal kita para wanita untuk terus mengembangkan diri untuk meningkatkan kualitas diri sebagai seorang perempuan dan tentunya kita juga harus pintar menjaga diri, Karena kejahatan pun semakin berkembang polanya," tutupnya. ***

Ade Yosca

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tati Suarti bercita-cita ingin Jadi Polwan Sejak Kecil

Trending Now

Iklan