2 Saksi Kasus Korupsi Satelit Kemenhan Diperiksa Kejagung, Dari PT DNK dan PT. Navayo/PT. Pina

KILASINFO.ID
11 April, 2022 | 1:05 PM WIB Last Updated 2022-04-11T06:05:28Z

 Hari ini Senin (11/4/2022) Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (Jampidmil) Kejaksaan Agung memeriksa dua orang saksi terkait dugaan kasus korupsi tersebut.

Kejaksaan Agung RI. |Foto: iNews.id 

JAKARTA, KILASINFO - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123° bujur timur (BT) pada Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2012-2021.

Hari ini Senin (11/4/2022) Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (Jampidmil) Kejaksaan Agung memeriksa dua orang saksi terkait dugaan kasus korupsi tersebut.

"Tim Penyidik Koneksitas melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi yang terkait dengan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana melalui keterangan tertulis, Senin (11/4/2022).

Adapun kedua saksi yang diperiksa diantaranya, TVDH selaku Tim Teknisi PT. DNK, dan EP selaku pihak PT. Navayo/PT. Pina.

Mereka diperiksa untuk memperkuat pembuktian dan untuk melengkapi pemberkasan dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2012 s/d 2021.

 Tapi dalam keterangan tersebut, Ketut tidak menjelaskan secara rinci terkait materi pemeriksaan tersebut.

Melansir Antara, diketahui, dalam kasus ini Kejagung sudah memeriksa banyak saksi, termasuk Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, staf Kementerian Kominfo, 3 purnawirawan jenderal TNI, serta pihak swasta PT DNK.*

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 2 Saksi Kasus Korupsi Satelit Kemenhan Diperiksa Kejagung, Dari PT DNK dan PT. Navayo/PT. Pina

Trending Now

Iklan