Bentrok Usai Bagi-bagi Takjil, Ratusan Anggota Geng Motor di Sukabumi Diamankan Polisi

KILASINFO.ID
27 April, 2022 | 9:48 AM WIB Last Updated 2022-04-27T02:48:29Z

 “Ada 127 orang anggota geng motor dan 61 unit kendaraan roda dua dari kedua belah pihak yang kami amankan,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, Rabu (27/4/2022).

 

Anggota Geng Motor saat di Mapolres Sukabumi Kota.|Foto: Istimewa

SUKABUMI, KILASINFO - Ratusan anggota geng motor diamankan Polres Sukabumi Kota, paska bentrok usai bagi-bagi takjil di Jalan Pelda Suryanta Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Selasa (26/4/2022) malam.

 

“Ada 127 orang anggota geng motor dan 61 unit kendaraan roda dua dari kedua belah pihak yang kami amankan,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, Rabu (27/4/2022).

 

Dari 127 orang tersebut, masih kata Zainal, 13 orang diantaranya adalah perempuan.  Ada beberapa juga yang tercatat masih di bawah umur.

 

“Seluruh anggota geng motor berikut kendaraan roda duanya langsung diamankan ke Mapolres Sukabumi Kota,” jelasnya.

 

Tidak hanya itu, kami pun langsung melakukan tes urine kepada 127 anggota geng motor tersebut, dan hasilnya ada sekitar 40 orang terindikasi positif narkoba dan obat-obatan terlarang.

 

“Hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap gerombolan bermotor tersebut," ujarnya.

 

Bagi yang kedapatan positif mengkonsumsi narkotika, tambah Zainal, akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan jika saat penggeledahan tidak ditemukan tindak pidana maka akan kami lakukan pendataan hingga pembinaan.

 

“Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Polres Sukabumi Kota bakal menggencarkan kegiatan yang ditingkatkan khususnya saat jam rawan terjadi tindakan kriminal,” tegasnya.

 

 Zainal juga mengaku akan lebih memonitor aksi-aksi konvoi yang dilakukan kelompok geng motor manapun agar tak lagi terjadi gangguan Kamtibmas.

 

"Kami akan meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu kondusifitas lingkungan. Karena seperti yang diketahui bersama, ketika salah satu kelompok bermotor ini bersinggungan dengan kelompok lain, maka berpotensi terjadi bentrokan hingga menimbulkan gangguan Kamtibmas," pungkasnya.***

 

Eka Lesmana

 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bentrok Usai Bagi-bagi Takjil, Ratusan Anggota Geng Motor di Sukabumi Diamankan Polisi

Trending Now

Iklan