Hebat! Pengabdian Guru Honorer di Tegalbuled Tempuh Jarak Puluhan Kilo Meter dan Menyusuri Perkebunan Karet

KILASINFO.ID
01 April, 2022 | 6:50 PM WIB Last Updated 2022-04-01T11:50:07Z

Mery Esa Kamila saat bersama siswa.|istimewa

SUKABUMI, KILASINFO.id - Tegalbuleud adalah salah satu kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, atau berjarak 89 kilometer dari pusat kota. 

Mery Esa Kamila salah satu guru honorer di SMP Negeri 2 Tegalbuleud, yang semangat mengabdikan dirinya di pelosok Tegalbuleud tersebut, tepatnya di Kampung Pasirsalam, Desa Nangela.

Perjalanan Mery sebagai guru honorer, dimulai sejak 2013, ketika ia baru lulus SMA. Kemudian, berlanjut hingga ia mendapatkan gelar sarjana pada tahun 2017 silam.

“Awal mengajar sejak lulus SMA tahun 2013, di sekolah swasta sampai tahun 2017, setelah lulus kuliah, pindahlah ke sekolah negeri,” kata Mery, saat dihubungi via pesan singkat WhatsApp, Jumat (1/4/2022).

Menurut Mery, dari tahun 2018 itulah saya mulai mengajar di SMPN 2 Tegalbuleud hingga sekarang. 

“Jadi kalau dihitung, sudah hampir 9 tahun menjadi guru honorer. Kalau untuk saat ini, memang pilihan, karena latar belakang saya di sarjana pendidikan,” ungkapnya.

Berbicara honor, sebagai guru honorer memang terbilang kecil. Namun hal itu membuat Mery tetap bersyukur, Mery  berpikir selama mau bekerja keras dan melakukannya dengan ikhlas, maka perubahan lambat laun akan dicapainya.

"Soal gaji memang tidak banyak, di SMPN 2 saya digaji oleh Dana Pengembangan Sekolah (DPS) yang langsung di transfer ke rekening sebesar Rp380 ribu, tapi saya tetap bersyukur berapapun gajinya yang penting barokah untuk keluarga," tuturnya.

Suka duka yang dirasakan Mery sebagai guru honorer tentunya banyak yang ia alami, seperti jarak tempuh perjalanan sejauh 10 km sampai pernah dihadang kera.

"Kurang lebih 10 kilometer jarak dari rumah ke tempat saya mengajar, saya mengendarai motor sendiri, jalannya melewati perkampungan, perkebunan karet, dan di perjalanan kadang saya dicegat beberapa kera dan kambing karena memang masih hutan,” pungkasnya.

Sementara kalau untuk sukanya, selalu bahagia saat bisa bertemu dan belajar bersama anak-anak, yang tentunya bermacam-macam karakter.***

Ade Yosca

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hebat! Pengabdian Guru Honorer di Tegalbuled Tempuh Jarak Puluhan Kilo Meter dan Menyusuri Perkebunan Karet

Trending Now

Iklan