Mendagri Sebut Kota yang Kotor karena Tiadanya Kepemimpinan

KILASINFO.ID
18 April, 2022 | 9:23 AM WIB Last Updated 2022-04-18T02:23:25Z

Kebersihan daerah dapat menjadi cerminan pengelolaan pemerintahan suatu wilayah baik provinsi, kabupaten maupun kota yang baik"

Ilutrasi sampah. |Foto: JIBI/Solopos/Dok

JAKARTA, KILASINFO - Kota yang bersih akan meningkatkan kenyamanan hidup masyarakat. Sedangkan kota yang kotor menggambarkan tiadanya kepemimpinan (autopilot).

"Kebersihan daerah dapat menjadi cerminan pengelolaan pemerintahan suatu wilayah, baik provinsi, kabupaten maupun kota yang baik," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dikutif ANTARA, Senin (18/4/2022).

Menurut dia, kalau daerahnya bersih, kotanya bersih, pemerintahannya bersih, dan manajemennya baik, maka masyarakat akan menjadi baik.

"Tapi kalau suatu daerah sampahnya bertebaran di mana-mana, maka sudah pasti pemerintahannya autopilot, kemudian masyarakatnya awut-awutan sehingga turis malas datang,” ujar Tito.

Melansir ANTARA, Mendagri juga mengatakan bahwa kebersihan suatu wilayah menjadi indikator penting yang menjadi perhatiannya dalam setiap kunjungan ke daerah.

“Saya sudah berkeliling ke seluruh provinsi, kalau kabupaten/kota mungkin lebih dari separuhnya sudah saya kunjungi. Banyak daerah yang sudah mengelola sampah dengan baik, tetapi tidak sedikit pula kota/kabupaten yang sampahnya bertebaran seperti autopilot, tidak ada yang membersihkan,” jelas dia.***

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mendagri Sebut Kota yang Kotor karena Tiadanya Kepemimpinan

Trending Now

Iklan