Mengenal Komunitas HJCS, Pecinta Motor Antik Honda C-70

KILASINFO.ID
03 April, 2022 | 11:29 AM WIB Last Updated 2022-04-03T04:29:14Z

Komunitas Honda Jadul Club Sukabumi (HJCS).|istimewa

SUKABUMI, KILASINFO.id - Bicara motor jadul, siapa tidak kenal Honda C-70. Kuda besi lansiran 1970-an ini benar-benar melegenda di Indonesia. Namanya bahkan semakin melambung karena ditunggangi Iqbal Ramadhan dalam film Dilan, awal 2018.

Karena hal itu lah yang membuat anak-anak muda zaman sekarang berinisiatif mendirikan satu wadah atau komunitas motor-motor jadul.

Motor jenis bebek yang satu ini dijuluki pitung atau dalam bahasa Jawa, pitung (pitu) puluh, yang kemudian diartikan 70. Keberadaan C-70 di Indonesia terbilang lama, sekira 10 tahun sejak 1970, sehingga wajar jika motor ini termasuk legendaris.

Dibekali mesin berkapasitas 70 cc, dan tanpa kopling wajar jika motor ini digemari karena tergolong mudah untuk dikendarai.

Salah satu komunitas penggemar C-70 adalah Honda Jadul Club Sukabumi (HJCS). Komunitas ini hadir karena mereka membutuhkan wadah untuk bertukar pikiran.


Komunitas ini dibentuk pada 12 September 2020, didirikan anak-anak muda Sukabumi, diantaranya Budi, Ipan, Hasyim, Risman, dan Yusuf Firdaus yang menjabat sebagai Ketua HJCS.

"Kita berlima berinisiatif membentuk komunitas ini bertujuan untuk merangkul anak-anak muda khususnya di Kota Sukabumi meng-eksiskan kembali motor-motor  jadul. Apalagi Sekarang kan anak muda kebanyakan memiliki motor yang besar dan sporty, pokoknya motor zaman now," ungkap Yusuf Firdaus Ketua HJCS, Minggu (2/4/2022).

Selain itu, HJCS juga bertujuan agar anak muda zaman sekarang tidak dicap anti barang antik dan tidak hanya jenis motor Honda C-70, HJCS juga menampung anak muda yang memiliki jenis Astrea dan lainnya yang tergolong jadul.

"Tujuannya supaya masyarakat di Sukabumi mengetahui kami ada di sini, anak-anak muda yang masih peduli batang jadul, tentunya gak cuma Honda C-70 yah, ada Astrea juga pokokknya yang termasuk kategori jadul itu boleh gabung," paparnya.

Keunikan dari komunitas ini adalah selain jenis motor yang tua, persyaratan untuk bergabungnya juga cukup unik, yaitu setiap anggotanya harus rajin beribadah menurut agamanya masing-masing.

"Itu sebetulnya salah satu syarat utama komunitas ini, setiap anggotanya harus rajin beribadah menurut agamanya masing-masing, karena dari ibadah kita bisa menjalin silaturahmi yang baik," jelasnya sambil tertawa.

Bagi pecinta motor jadul atau anak muda yang ingin mengetahui komunitas ini dan ingin mengetahui seputar motor tua, mereka setiap Jumat malam berkumpul di Jl. Ahmad Yani No. 42, Kecamatan Cikole, tepatnya di depan Kantor Pos Kota Sukabumi.***

Ade Yosca

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mengenal Komunitas HJCS, Pecinta Motor Antik Honda C-70

Trending Now

Iklan