Mengenal Sejarah Masjid Al-Hurriyyah Tertua di Cicurug Sukabumi

KILASINFO.ID
01 April, 2022 | 8:14 PM WIB Last Updated 2022-04-01T13:14:17Z

Masjid Al-Hurriyyah.|Ade Yosca

SUKABUMI, KILASINFO.id - Warga Cicurug mungkin belum mengetahui sejarah berdirinya Masjid Al-Hurriyyah yang beralamat di Kampung Kaum Kidul RT 02/03, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebagian warga hanya percaya masjid tersebut terbilang berusia tua, semenjak pertama kali didirikan.

Masjid Al-Hurriyyah yang menjadi ikon Kecamatan Cicurug, ini dibangun pada tahun 1940 dan berdiri di atas tanah wakaf dari juragan tanah setempat, yang bernama Raden Mahrom.

Kilasinfo.id berkesempatan mendatangi Kyai Amang Muhammad dikediamannya, beliau adalah sesepuh Cicurug, bermaksud untuk menanyakan history awal berdirinya Masjid Al-Hurriyyah.

"Kyai Amang Muhammad menyebut, Masjid Al-Hurriyyah merupakan masjid dengan status tanah wakaf dari leluhur setempat, Raden Mahrom. Beliau ini pada zaman dahulu, bisa disebut juragan tanah pada waktu itu,” papar pria yang populer dipanggil Kyai Amang, Jumat (1/4/2022).

Wakaf tanah kemudian diberikan juga untuk lahan Kantor Urusan Agama (KUA) Cicurug, mengingat ketika itu para pejabat KUA juga sering merangkap sebagai marbot masjid.

"Tanah itu diwakafkan oleh Raden Mahrom, seorang juragan tanah yang juga masih leluhur saya, untuk masjid. Kemudian, masjid memberi lahan ke KUA, karena dulunya pejabat KUA biasa merangkap sebagai marbot masjid,” terang kyai sepuh berusia 80 tahun itu.

Pada umumnya masjid agung atau masjid raya selalu ada keterlibatan pejabat pemerintah dalam struktur kepengurusan DKM, tidak demikian dengan masjid yang satu ini.

“Walaupun sekarang sudah menjadi masjid Kaum Cicurug, tetapi Masjid Al-Hurriyyah dalam pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat sekitar dan para kyainya,” ujar Kyai Amang.***

Ade Yosca

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mengenal Sejarah Masjid Al-Hurriyyah Tertua di Cicurug Sukabumi

Trending Now

Iklan