Migrasi TV Analog ke Digital, Warga Miskin Jabar dapat Jatah Gratis 1 Juta Set Top Box

KILASINFO.ID
04 April, 2022 | 11:20 AM WIB Last Updated 2022-04-04T04:20:22Z

 

Ilustrasi Analog Swicth Off (ASO).|karosatuklik.com

BANDUNG, KILASINFO.id – Dalam waktu dekat masyarakat miskin Jawa Barat (Jabar) berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bakal mendapat jatah 1 juta lebih unit Set Top Box (STB) dari Pemerintah Pusat.

1 juta lebih unit STB tersebut dalam migrasi siaran televisi analog ke digital atau Analog Swicth Off (ASO).

“Dalam ASO Pemerintah pusat akan memberikan secara gratis 6,7 juta unit STB kepada warga miskin kategori DTKS yang masih memiliki televisi analog, di Jabar mendapat jatah 1 juta unit,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika RI Jhoni G. Plate, dilansir Jabarprov.go.id, Senin (4/4/2022).

Menurut Jhoni, ASO sendiri akan dimulai akhir April 2022 dan selesai paling lambat 2 November 2022 sesuai amanat UU nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. 

"Pemberian STB gratis akan terbagi menjadi tiga tahap," ujarnya. 

Senada disampaikan ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar, Adiyana Slamet, bahwa data pasti dari masyarakat miskin yang berhak mendapat Set Top Box (STB) dan akan dikeluarkan oleh Pemda Provinsi Jawa Barat. 

"Data awal yang kami terima ada sebanyak 1.000.164 unit STB," sebutnya. 

Menurutnya, ASO tahap pertama pada 30 April 2022 akan dimulai di 12 daerah kawasan Timur Jabar yakni, Garut, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Cianjur, Majalengka, dan Sumedang. 

Tahap keduanya, mulai 25 Agustus 2022 di wilayah Bandung Raya yakni, Kota/Kab Bandung, Kota Cimahi, Kab. Bandung Barat, serta  kawasan Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi).

“Terakhir pda 2 November 2022 untuk wilayah Barat atau Purwasuka yakni Purwakarta, Sukabumi, Subang, Karawang,” bebernya.

Adiyana pun menjelaskan, STB gratis itu akan dibagikan Kemenkominfo melalui PT Pos Indonesia dan pihak ketiga bekerja bekerja sama dengan pemerintah desa/kelurahan. 

Menurutnya, bantuan pengadaan STB untuk masyarakat miskin itu merupakan komitmen pemerintah dalam melayani kebutuhan hiburan dan informasi bagi masyarakat tidak mampu di era digital.

"Kalau tidak dibantu, masyarakat miskin nanti tidak akan bisa nonton televisi karena sistem siaran analog sudah dimatikan dan beralih ke digital," ujanya.

Adapun manfaat yang akan dirasakan masyarakat dari siaran digital yakni, gambar dan suara di televisi akan lebih jelas dan jernih. Namun bagi pesawat televisi yang masih analog, harus dibantu alat yang bernama STB tersebut. 

Sementara itu, masih di situs resmi Jabarprov.go.id, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil, memastikan bahwa Pemprov Jabar akan mengawal pembagian STB gratis ditahap pertama di 12 daerah. 

“Pembagian STB gratis memang sepenuhnya domain Pemerintah Pusat, tapi pihaknya juga berperan memperbarui data DTKS dari kabupaten/kota untuk kemudian disetorkan ke Kominfo,” katanya.

Menurut Emil, meskipun tanggung jawab Pusat, Pemda Prov Jabar tetap mengantisipasi jikalau terjadi bolong - bolong dalam pembagian STB gratis tersebut.

"Saya sedang pikirkan untuk menyediakan stok STB gratis bagi warga miskin utnuk mengantisipasi ada yang tidak tercover oleh program Pusat," ucapnya.*

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Migrasi TV Analog ke Digital, Warga Miskin Jabar dapat Jatah Gratis 1 Juta Set Top Box

Trending Now

Iklan