Disebut Penangkal Korupsi, Rompi Biru Dikenalkan KPK

KILASINFO.ID
31 Mei, 2022 | 4:36 PM WIB Last Updated 2022-05-31T09:36:21Z

 

 
KPK mengenalkan rompi warna biru kepada publik yang disebut-sebut sebagai penangkal tindakan korupsi.|Foto: kompas.com
Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada saat memasang rompi antikorupsi. Karena kalau sampai rilis, rompinya oranye kan menakutkan


JAKARTA, KILASINFO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenalkan rompi biru kepada publik yang disebut-sebut sebagai penangkal tindakan korupsi atau antirompi oranye yang kerap dikenakan para tersangka kasus korupsi.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam kegiatan kerja sama pembekalan antikorupsi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) persero.

"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada saat memasang rompi antikorupsi. Karena kalau sampai rilis, rompinya oranye kan menakutkan," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (31/5), dikutip dari CNN Indonesia.

Ghufron berharap melalui pengenalan rompi biru tersebut kepada publik seluruh masyarakat dapat sadar diri untuk menghindar dan tidak melakukan perilaku koruptif.

"Lebih baik kita pakai rompi penangkal rompi oranye tersebut. Itu yang penting. Mudah-mudahan ini seperti jas hujan. Jas hujan dari penangkalnya rompi oranye," jelasnya.

Lebih lanjut, Ghufron berharap melalui kerja sama tersebut nantinya akan dapat meningkatkan dan melakukan perbaikan dalam sistem tata kelola di dalam tubuh PLN. Termasuk peningkatan integritas kepada pihak PLN.

"Perlu kami sampaikan juga selain kami bekerja sama dalam kerangka untuk membangun peningkatan sistem tata kelola yang baik, juga peningkatan integritasnya," katanya.

Selain itu, Ghufron mengaku pihaknya berencana manfaatkan konsumen PLN Mobile yang mencapai 23 juta pelanggan dalam penyampaian pesan-pesan antikorupsi. Sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat agar dapat terlibat untuk pemberantasan korupsi.

"Bagi KPK ini hal yang merupakan opportunity, kesempatan KPK untuk juga numpang memberikan pesan-pesan dan mengundang pelanggan PLN untuk turut serta dalam memberantas korupsi," katanya.

"Karena korupsi bukan hanya kemudian merugikan bangsa, bukan hanya merugikan negara, bukan hanya merugikan korporasi, tapi juga merugikan masa depan anak-anak kita semua," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasojo mengaku pihaknya menyambut baik atas kerja sama ini. Menurutnya, pemberian rompi tersebut sebagai awal yang baik untuk memerangi korupsi dalam tubuh instansi plat merah tersebut.

"Ini adalah awal yang baik, dimana perjalanan panjang untuk memerangi korupsi akan berjalan dengan lebih baik lagi dalam rangka, dalam suasana kebersamaan, untuk itu kami ucapkan terima kasih," pungkasnya.**

Ade Yosca
Sumber: CNN Indoneisa

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Disebut Penangkal Korupsi, Rompi Biru Dikenalkan KPK

Trending Now

Iklan