Gubernur Sebut Program Ojek Makanan Balita Solusi Jitu Cegah Stunting di Jawa Barat

13 Mei, 2022 | 3:58 PM WIB Last Updated 2022-05-13T09:00:12Z

“Khusus di Jawa Barat, masalah stunting di antaranya terkait jumlah puskesmas yang terbatas, rumah dengan kondisi air tidak higienis, pengasuhan yang kurang ilmu, plus gizi buruk”

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat menemui tim pendamping keluarga nusantara bergerak tingkat nasional, di alun-alun Kabupaten Subang.|Foto: Humas Jabar


JAWABARAT, KILASINFO - Program ojek makanan balita (Omaba) adalah merupakan sebuah upaya jitu dalam mencegah permasalahan tengkes atau stunting di Indonesia.

“Khusus di Jawa Barat, masalah stunting di antaranya terkait jumlah puskesmas yang terbatas, rumah dengan kondisi air tidak higienis, pengasuhan yang kurang ilmu, plus gizi buruk," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di alun-alun Kabupaten Subang, dikutif dari jabarprov.go.id, Jumat (13/5/2022).

Menurut Gubernur, Jawa Barat mempunyai program yang diapresiasi dunia, namanya Omaba bagi yang betul-betul tidak bisa. “Kita ada inovasi makanan yang dimasak oleh Tim Penggerak PKK, lalu dikirim ojeknya oleh ibu-ibu sebanyak dua porsi sehari," ujarnya.

Omaba merupakan ojek yang khusus membagikan makanan sehat gratis untuk balita keluarga kurang mampu. Omaba merupakan salah satu strategi unggulan dalam pengentasan masalah gizi buruk dan tengkes.

Gubernur memastikan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jabar menargetkan, jumlah balita tengkes pada 2024 tersisa sekitar 13 persen.

"ini salah satu upaya yang dilakukan untuk dapat menekan stunting dari 24 persen menjadi 13 persen," ungkapnya.

Gubernur juga menyebutkan, Kabupaten Subang menjadi daerah terbaik dalam penanganan tengkes baik di Jabar, maupun Indonesia.

"Saya apresiasi mengapa Subang (menjadi tuan rumah) karena sebagai kabupaten pencegahan stunting terbaik di Indonesia, khususnya Jawa Barat," ungkapnya.

Gubernur juga menegaskan, kebijakan Bupati Subang Ruhimat yang membagikan motor kepada pendamping keluarga di seluruh desa di Subang patut menjadi contoh untuk kabupaten/kota se-Indonesia.

"Saya apresiasi Bupati Subang yang kasih 253 motor untuk percepatan penanganan stunting. Ini menjadi inspirasi bagi kepala daerah di Indonesia untuk percepatan penanganan stunting," tuturnya.***

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gubernur Sebut Program Ojek Makanan Balita Solusi Jitu Cegah Stunting di Jawa Barat

Trending Now

Iklan