Ini Kata dosen Nusa Putra University soal Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Sukabumi

KILASINFO.ID
12 Mei, 2022 | 11:23 AM WIB Last Updated 2022-05-12T04:27:38Z

Sebenarnya banyak strategi yang dapat dilakukan agar pembangunan infrastrukur merata, tidak hanya diperkotaan saja”

Ardin Rozandi, S.T., M.T.|Foto: IStimewa

SUKABUMI, KILASINFO - Sejumlah rencana pembangunan dalam bidang infrastruktur selalu ditekankan dan digaungkan Pemerintah. Namun kenyataannya, pembangunan berlangsung dengan waktu yang lama hingga akhirnya terbengkalai dan bahkan apesnya hanya menjadi wacana.

Ardin Rozandi, S.T., M.T. salah seorang dosen Nusa Putra University, mengomentari terkait infrastruktur yang terkesan lamban dan tidak merata di Wilayah Sukabumi. “Sebenarnya banyak strategi yang dapat dilakukan agar pembangunan infrastrukur merata, tidak hanya diperkotaan saja,” kata Ardin, saat dihubungi, Kamis (12/5/2022).

Strateginya bisa meningkatkan keterkaitan dalam kegiatan ekonomi di perkotaan maka harus ditingkatkan pula integrasinya dengan ekonomi di pedesaan (pinggir kota), dengan cara  meningkatkan infrastuktur 2 tempat tersebut khususnya yang ada di pedesaan.

“Yang biasanya segala pusat distribusi sebelum sampai ke kota didapat dari lokasi awal yang biasanya di daerah pedesaan,” jelasnya.

Menurut nya, salah satu infrastruktur yang perlu ditingkatkan adalah jalan yang rusak harus segera diperbaiki agar tidak menghambat proses pendistribusian logistik.

“Terhambatnya pendistribusian tentunya akan mengurangi laju pertumbuhan ekonomi yang akhirnya akan berpengaruh pada semakin timpangnya infrastuktur di desa dan kota,” sebutnya.

Supaya tidak ada ketimpangan pembangunan di kota dan daerah pinggiran, maka yang dapat dilakukan pemerintah adalah balik lagi melihat rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang sudah dibuat dalam rencana keterpaduan infrastruktur wilayah, dengan melihat hirarki perencanaan (RTRW- Provinsi, RTRW Kabupaten/kota) yang merupakan acuan pembangunan antar sektor dan antar wilayah.

“Saya yakin dengan melihat RTRW, ketimpangan infrastruktur akan berkurang,” terangnya.

Dijelaskan Ardin lagi, pembangunan infrastruktur bukan cuma soal untung dan rugi. Namun lebih sebagai kewajiban pemerintah untuk mengatasi persoalan perekonomian, melayani kepentingan umum dan membuka akses pemerataan yang terkadang lamban dilakukan.*

Ade Yosca

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ini Kata dosen Nusa Putra University soal Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Sukabumi

Trending Now

Iklan