Jampidum Kembalikan Berkas Perkara Indra Kenz ke Bareskrim Polri

13 Mei, 2022 | 1:36 PM WIB Last Updated 2022-05-13T06:37:18Z

"Oleh karenanya, perlu dilengkapi atau dipenuhi oleh Tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri) sesuai dengan petunjuk Jaksa"


Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana.|Foto: desanews.hallo.id


JAKARTA, KILASINFO - Jaksa Agung Muda bidang Pidana Umum (Jampidum) menyatakan berkas tersangka Indra Kenz (IK) belum lengkap. Jaksa mengembalikan berkas tersebut ke Bareskrim Polri.


"Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) mengembalikan berkas perkara dalam dugaan tindak pidana judi online dan atau penyebaran berita bohong (Hoax) melalui media elektronik dan atau penipuan/perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang atas nama Tersangka IK (Indra Kenz) kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri), dengan surat pengantar Nomor: B -1656/E.3/Eku.1/04/2022 tanggal 20 April 2022," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, dalam siaran pers, Kamis (12/5/2022).

Setelah menerima berkas perkara, tim jaksa peneliti berpendapat berkas tersangka Indra Kenz belum lengkap secara formil dan materiil sebagaimana diatur dalam KUHAP prapenuntutan.

"Penuntut umum mempunyai wewenang mengadakan prapenuntutan apabila ada kekurangan pada penyidikan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 110 ayat (3) dan ayat (4) dengan memberi petunjuk dalam rangka penyempurnaan penyidikan dari penyidik," katanya. 

Jaksa meminta tim penyidik kembali melengkapi berkas tersebut sesuai dengan petunjuk Jaksa.

"Oleh karenanya, perlu dilengkapi atau dipenuhi oleh Tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri) sesuai dengan petunjuk Jaksa," katanya. ***

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jampidum Kembalikan Berkas Perkara Indra Kenz ke Bareskrim Polri

Trending Now

Iklan