Kejagung Kembali Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor Besi Tahun 2016-2021

KILASINFO.ID
31 Mei, 2022 | 4:10 AM WIB Last Updated 2022-05-30T21:20:15Z

Tersangka T saat dilakukan penahanan ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung selam 20 hari untuk mempermudah pemeriksaan.|Foto: kejaksaan.go.id

Tersangka T adalah orang yang berperan aktif untuk melakukan pendekatan dan pengurusan surat penjelasan melalui tersangka TB di Direktorat Impor pada Kementerian Perdagangan RI

 

JAKARTA, KILASINFO -  Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapakan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dalam impor besi atau baja dan produk turunannya pada 2016 - 2021.


Tersangka tersebut berinisial T yang memiliki jabatan sebagai manajer PT Meraseti Logistik Indonesia.

"Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus menetapkan T selaku Manager di PT Meraseti Logistik Indonesia sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun 2016- 2021," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, dalam keterangannya. Senin (30/5/2022).

Ketut menjelaskan, dalam perkara ini tersangka T diduga bekerja sama dengan BHL menyiapkan sejumlah uang yang diserahkan kepada tersangka Tahan Banurea (TB) selaku Kasubag Tata Usaha Periode 2017-2018 dan Kasi Barang Aneka Industri Periode 2018-2020 Direktorat Impor Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan.

"Menyiapkan sejumlah uang untuk diserahkan kepada TB guna memperlancar pengurusan pembuatan surat penjelasan (sujel) di Direktorat Impor pada Kementerian Perdagangan RI," katanya.

Tersangka T merupakan orang yang melakukan pemalsuan surat penjelasan (sujel) di Jalan Pramuka Jakarta, dan setelah dipalsukan oleh tersangka T kemudian diberikan kepada BHL untuk selanjutnya dipergunakan oleh BHL untuk melakukan importasi besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya.

"Tersangka T adalah orang yang berperan aktif untuk melakukan pendekatan dan pengurusan surat penjelasan melalui tersangka TB di Direktorat Impor pada Kementerian Perdagangan RI," jelasnya.

Terhadap tersangka selanjutnya penyidik melakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung selam 20 hari untuk mempermudah pemeriksaan.

Diketahui sebelumnya, penyidik menetapkan TB seorang ASN di lingkungan Kementerian Perdagangan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi impor baja sepanjang 2016-2021. TB diduga menyalahgunakan jabatannya.**

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kejagung Kembali Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor Besi Tahun 2016-2021

Trending Now

Iklan