Pengembangan Transportasi Berteknologi Swakemudi di Indonesia Masih Perlu Kajian

KILASINFO.ID
30 Mei, 2022 | 11:32 AM WIB Last Updated 2022-05-30T04:32:08Z

 
Ilustrasi teknologi swakemudi.|Foto: gridoto.com
 

Pengembangan autonomous vehicle (AV) atau kendaraan tanpa sopir di Indonesia menjadi harapan di masa mendatang
 

YOGYAKARTA, KILASINFO - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa pengembangan autonomous vehicle (AV) atau kendaraan tanpa sopir di Indonesia menjadi harapan di masa mendatang.

Namun demikian, pengembangan roda transportasi umum dengan teknologi swakemudi atau otonom di Indonesia masih membutuhkan kajian yang panjang.

"Kami akan membuat suatu konsep, nanti akan ketemu equilibriumnya kapan kita akan melakukan (pengembangan transportasi berteknologi swakemudi)," kata Budi Karya Sumadi di Terminal Giwangan, Kota Yogyakarta, dikutif dari Antara, Senin (29/5/2022).

Menurut dia, pengembangan autonomous vehicle (AV) atau kendaraan tanpa sopir di Indonesia menjadi harapan di masa mendatang.

Namun demikian, pengembangan transportasi umum dengan teknologi tersebut masih membutuhkan kajian yang panjang.

"Satu keniscayaan bahwa autonomous itu menjadi harapan masa depan tapi di lain sisi kita butuh lapangan pekerjaan," ujar dia.

Sebelumnya, masih di Antara, keinginan mengoperasikan kendaraan otonom pernah disampaikan Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020 di Grand Ballroom, Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, 16 Januari 2020.

Presiden Joko Widodo saat itu mengungkapkan hanya akan mengoperasikan kendaraan bertenaga listrik dan kendaraan otonom di kawasan Ibu Kota Baru Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

"Yang kita gunakan nanti autonomous vehicle dan electric vehicle di kota. Selain itu tidak boleh," kata Presiden.**

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pengembangan Transportasi Berteknologi Swakemudi di Indonesia Masih Perlu Kajian

Trending Now

Iklan