Sungai Kayan meluap, Aktivitas Warga Teganggu

KILASINFO.ID
23 Mei, 2022 | 12:21 PM WIB Last Updated 2022-05-23T05:21:43Z

 "Banjir mulai tadi Subuh karena meluap dari hulu Sungai Sembakung, juga menimpa Kecamatan Lumbis Induk dan Lumbis Ogong"

Sungai Kayan Meluap.|Foto: Antara

TANJUNG SELOR, KILASINFO – Tingginya intensitas dan curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan air Sungai Kayan meluap sehingga menggenangi sejumlah kawasan di Tanjung Selor dan sekitarnya tergenang air.

Melansir dari Antara, sejumlah warga mengaku kegiatannya terhambat akibat banjir yang mulai naik tadi subuh. 

Pedagang sayur di Pasar Agrobisnis Tanjung Palas mengaku terhambat beraktivitas akibat halaman parkir tempat mereka berjualan terendam air.

Sejumlah warga di Desa Teras Baru juga tidak bisa beraktivitas karena banjir merendam jalan serta lahan pertanian mereka.

Sedangkan di Tanjung Selor Ibu Kota Kaltara, genangan air terlihat antara lain di Sabanar, Buluh Perindu, Jalan Imam Bonjol, Jalan Cik Ditiro, dan Jalan Semangka, yakni sekitar belakang Mako Korem Maharajalila.

Beberapa warga yang ingin melintasi kawasan Buluh Perindu, terlihat putar balik karena banyak kendaraan mogok akibat kedalaman air hingga pinggang orang dewasa.

Tidak hanya di Kabupaten Bulungan, banjir juga terjadi pada beberapa kecamatan di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan Kaltara akibat meluap Sungai Sesayap dan Sungai Sembakung.

"Banjir mulai tadi Subuh karena meluap dari hulu Sungai Sembakung, juga menimpa Kecamatan Lumbis Induk dan Lumbis Ogong," kata Pangiran Eddy, Kepala Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan saat dihubungi via pesan singkat.

"Di Mansalong daerah pinggiran yang terkena, termasuk di rumah kami, tinggi air sekitar satu meter," ujarnya pada daerah yang jaraknya sekitar 200 Km dari Tanjung Selor itu.

Selain di Nunukan, daerah Malinau juga dilaporkan banjir yang naik sejak tadi subuh sekitar 04.00 Wita.

"Luapan Sungai Sesayap Malinau mulai menggenangi rumah warga sekitar 04.00 Wita di Desa Belayan Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau," kata Morhan warga Malinau.

Selain banjir merendam rumah warga, juga fasilitas umum, termasuk ruang Sekolah SD 006 Belayan Malinau Utara sehingga para pengelola sekolah bergotong royong menyelamatkan barang penting agar tidak rusak terkena air banjir.

Salah satu daerah terparah terkena banjir adalah jalan turunan bukit di daerah Salap Malinau.

Puluhan kendaraan tidak bisa melintasi kawasan itu karena cukup dalam sehingga puluhan kendaraan roda dua dan empat tertahan di atas bukit.

Di kawasan hulu Sungai Sesayap Malinau terdapat juga sungai besar, yakni Sungai Mentarang dan Sungai Sembuak sehingga jika curah dan itensitas hujan tinggi di pedalaman akan memperparah banjir Malinau.*

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sungai Kayan meluap, Aktivitas Warga Teganggu

Trending Now

Iklan