Tersangka Penistaan Agama di Sukabumi Diamankan Polisi

06 Mei, 2022 | 11:38 AM WIB Last Updated 2022-05-06T04:38:48Z

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, video tersebut dibuat pada tahun 2020. Alasan tersangka membuat video tersebut karena diperintahkan oleh sang istri"

Para tersangka saat di Mapolres Sukabumi Kota. |Foto: Istimewa

SUKABUMI, KILASINFO - Kurang dari 24 Jam Satreskrim Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota menengkap terduga pelaku penginjak Al Quran yang viral di media sosial.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, tersangka C.E.R (25) dan S.L (24) berhasil diamankan Satreskrim pada pukul 10.00 WIB di sebuah rumah makan yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Kedua tersangka disangkakan dengan pasal penistaan agama serta Undang-undang ITE, atas dasar unggahannya di media sosial pada hari Rabu (04/05/2022). 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, video tersebut dibuat pada tahun 2020. Alasan tersangka membuat video tersebut karena diperintahkan oleh sang istri," kata Zainal, dalam konferensi pers yang digelar di Aula Graha Rekonfu Polres Sukabumi Kota Kamis (05/05/22) malam

Menurut Zainal, saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Polres Sukabumi Kota. Kedua tersangka disangkakan dengan pasal 28 ayat 2 Jo pasal 45 (a) ayat 2 Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 11 tahun 2008 terkait informasi dan transaksi elektronik, dengan ancaman hukumannya maksimal 6  tahun penjara, serta pasal 156a KUHP tentang penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia, dengan ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara.

Ketua Umum Laskar Fisabililah indonesia (LFI)  Abi Kholil Assubki mengapresiasi terhadap kinerja Kepolisian yang dengan cepat berhasil menangkap pelaku.

"Alhamdulillah polisi bisa menangkap pelaku kurang dari 1x24 jam, kami laskar Fiisabilillah Indonesia akan terus mengawal kasus ini sampai persidangan supaya pelaku dihukum maksimal" ujarnya jumat (06/05/22).

Ia mengatakan, Menginjak Al Quran jelas merupakan suatu penistaan agama yg sangat tercela dan melukai kami sebagai umat muslim.

" Dan Kami berharap aparat penegak hukum profesional dalam menangani kasus ini dan menerapkan pasal yg sesuai dengan tindakan si pelaku" tegasnya 

Abi kholil menambahkan, ramainya umat muslim yg geram terhadap pelaku, merupakan hal yang wajar mengingat Al Quran adalah kitab suci yang sangat di agungkan.

"Namun saya menghimbau kepada umat muslim agar tenang dan mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum, kita harus memperlihatkan bahwa kita umat muslim adalah umat yg beradab" bebernya 

Lebih jauh ia menyebutkan, sebagaimana yang telah kami sampaikan, bahwa kami akan tetap mengawal kasus ini sampai tuntas, dan kami berharap tidak ada yg bermain - main dengan kasus ini.***

Eka Lesmana

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tersangka Penistaan Agama di Sukabumi Diamankan Polisi

Trending Now

Iklan