Wabup Sukabumi: Kasus Perdagangan Orang Cukup Memprihatinkan

KILASINFO.ID
19 Mei, 2022 | 2:32 PM WIB Last Updated 2022-05-19T07:32:43Z
"Kehadiran kementerian PPPA sebagai gugus tugas TPPO bukan saja mengantisipasi langsung, tapi juga mengajak masyarakat ikut berkonstribusi mengurangi tindak pidana perdagangan orang,"

 

Ilustrasi perdagangan orang.|Foto: Dok/Pixabay.com

 

SUKABUMI, KILASINFO - Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menyebut kasus perdagangan orang cukup memprihatinkan.

 

Karenanya seluruh stekholder mulai dari Pemerintah Daerah, Camat, Kepala Desa hingga RT/ RW harus berkolaborasi untuk ikut mencegahnya.

 

Hal tersebut disampaikan Iyos, saat rakor tim satgas TPPO terkait penerapan Peraturan Menteri PPPA No 8/2021 di Aula BKPSDM, Kamis (19/04/2022),

 

Dalam kesempata tersebut hadir, deputi bidang perlindungan hak perempuan, Ratna Susianawati.

 

Ratna menjelaskan hal hal yang berhubungan dengan upaya mengantisipasi tindak perdagangan orang yang harus menjadi perhatian semua pihak.

 

"Kehadiran kementerian PPPA sebagai gugus tugas TPPO bukan saja mengantisipasi langsung, tapi juga mengajak masyarakat ikut berkonstribusi mengurangi tindak pidana perdagangan orang," katanya, dikutif dari laman resmi Pemkab Sukabumi.***

 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wabup Sukabumi: Kasus Perdagangan Orang Cukup Memprihatinkan

Trending Now

Iklan