Pergerakan Tanah, 1 Rumah Warga Palabuhanratu Sukabumi sebagian Ambruk

KILASINFO.ID
08 Juni, 2022 | 1:46 PM WIB Last Updated 2022-06-08T06:46:44Z

Rumah milik Bayu Megantara rusak di bagian samping.|Foto: Istimewa
Kejadian ini sudah lama sering terjadi pada Maret tahun lalu. Sudah banyak tindakan yang kita lakukan

SUKABUMI, KILASINFO - Satu rumah warga ambruk akibat pergerakan tanah di Kampung Nyalindung, RT 02 RW 05, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi, Nanang Sudrajat mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana pergerakan tanah yang terjadi pada Selasa (7/6/2022) itu.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu unit rumah permanen milik Bayu Megantara ambruk di bagian samping, dan harus mengungsi karena rumahnya tidak bisa dihuni,” katanya.

Menurut dia, tim penanggulangan bencana bersama masyarakat setempat telah melakukan penanganan dan asesment, serta memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada.

Sementara Camat Palabuhanratu Ali Iskandar mengatakan, peristiwa pergerakan tanah sudah terjadi dari Maret tahun lalu dan sudah banyak tindakan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Kejadian ini sudah lama sering terjadi pada Maret tahun lalu. Sudah banyak tindakan yang kita lakukan, mulai dari mitigasi, evakuasi, dan untuk evakuasi hari ini sedang tahapan untuk relokasi,” jelasnya.

Ade Yosca

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pergerakan Tanah, 1 Rumah Warga Palabuhanratu Sukabumi sebagian Ambruk

Trending Now

Iklan