Polisi Bongkar Kasus Perdagangan Manusia, 13 Wanita Sukabumi Jadi Korban

KILASINFO.ID
03 Juni, 2022 | 5:43 PM WIB Last Updated 2022-06-03T10:43:12Z

Para pelaku saat dihadirkan dalam jumpa Pers di Mapolres Sukabumi.|Foto:Istimewa

Untuk meyakinkan korban, mereka pun mengaku mempunyai dokumen yang legal dengan perusahaan dibidangnya padahal bohong

SUKABUMI, KILASINFO -  Satuan Reskrim Polres Sukabumi mengamankan 4 orang pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

"Pelaku yang diamankan yaitu CS (46), BR (28), WN (29) dan BM (56)," kata Wakapolres Sukabumi Kompol R Bimo Moernanda, dalam keterangan Pers, Jumat (3/6/2022).

Menurut Bimo, dari 4 pelaku yang diamankan ada dua orang yang berperan sebagai perekrut, satunya sopir, satunya lagi sebagai pengurus di Jakarta.

"Ada 13 orang, dan para korban saat ini telah dijadikan saksi. Modus nya, para pelaku ini mengiming-imingi korban bisa bekerja diluar negeri yakni Arab Saudi dengan gaji besar," katanya.

Bahkan, untuk meyakinkan korban, mereka pun mengaku mempunyai dokumen yang legal dengan perusahaan dibidangnya padahal bohong.

"Barang bukti yang disita berupa dokumen kependudukan milik para korban, dua buah paspor, belasan lembar surat ijin keluarga, dan belasan unit handphone, kartu ATM dan buku rekening," jelasnya. 

Kepada para pelaku dikenakan undang-undang RI Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda maksimal 600 juta rupiah," terangnya.

Eka Lesmana

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polisi Bongkar Kasus Perdagangan Manusia, 13 Wanita Sukabumi Jadi Korban

Trending Now

Iklan