Soal Pertambangan, PB HIMASI Minta DPRD Turun Tangan

KILASINFO.ID
02 Juni, 2022 | 7:51 PM WIB Last Updated 2022-06-02T12:51:48Z

Aksi PB HIMASI di depan kantor DPRD Kabupaten Sukabumi.|Foto: Istimewa

Ada tiga poin tuntutan yang kita sampaikan kepada komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi untuk ditindaklanjuti

SUKABUMI, KILASINFO - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB Himasi) berunjuk rasa  di depan kantor DPRD Kabupaten Sukabumi.


Aksi mereka dipicu lantaran adanya dugaan dampak lingkungan akibat kegiatan pertambangan yang ada di wilayah Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah


Dalam aksinya, Ketua umum PB Himasi Danial Fadhilah berharap agar DPRD dapat menyelesaikan persoalan dampak lingkungan tersebut yang diduga dari adanya kegiatan pertambangan.


“Kami (PB HIMASi) meminta agar DPRD dapat menyelesaikan persoalan dugaan dampak lingkungan dari kegiatan tambang perkapuran di Desa Padabenghar,” ungkap Danial.


PB HIMASI menilai perusahaan pertambangan kurang memperhatikan lingkungan sekitar dan dianggap tidak memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.


"Ada tiga poin tuntutan yang kita sampaikan kepada komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi untuk ditindaklanjuti," kata Danial.


Pertama, selesaikan masalah pertambangan yang secara eksploitasinya tidak sesuai dengan kaidah – kaidah Keberlanjutan.


Kedua, selesaikan terkait permasalahan lingkungan hidup di wilayah Padabeunghar terkait kondisi udara.


“Ketiganya, PB HIMASI meminta agar DPRD dapat menegakan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang lingkungan hidup,” katanya.


Hasil pantauan, Masa PB HIMASI di temui oleh Badri Suhendi yang merupakan salah satu anggota Komisi I DPRD Kabupaten. Badri menjanjikan, pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui rekan-rekan PB HIMASI.


Eka Lesmana

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Soal Pertambangan, PB HIMASI Minta DPRD Turun Tangan

Trending Now

Iklan