KILAS INFO | BOGOR - Pelaksanaan proyek infrastruktur pengaspalan jalan di Kampung Jampang, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, mendapat sorotan dari tokoh masyarakat setempat. Proyek senilai Rp1 miliar tersebut dinilai tidak rapi dengan lapisan aspal yang terlalu tipis.
Sorotan itu disampaikan tokoh masyarakat Kampung Jampang berinisial AR. Ia menegaskan, proyek yang bersumber dari keuangan negara harus dikerjakan secara maksimal sesuai perencanaan.
" Sepenuhnya saya sangat mendukung proyek pengaspalan jalan ini, karena jalan ini merupakan akses utama menuju jalan nasional, " tuturnya sambil mengucap syukur, Jumat (25/9/2026).
Meski mendukung, ia meminta kualitas pengerjaan menjadi perhatian utama pelaksana agar tidak merugikan masyarakat.
" Namun, pengerjaannya harus benar-benar baik dan sesuai anggaran. Beberapa bagian yang dinilai kurang rapi diharapkan segera diperbaiki, dan lapisan aspal yang dirasa terlalu tipis segera dipertebal," sambungnya.
AR juga mengingatkan faktor cuaca yang dapat memengaruhi kualitas jalan. Menurutnya, peralihan dari musim kemarau ke musim hujan harus diantisipasi dengan meningkatkan kualitas pekerjaan.
" Kini sudah masuk musim hujan, pengerjaan harus dimaksimalkan — jangan ada yang dikurangi, agar tidak berulang seperti pembangunan sebelumnya yang belum lama selesai sudah rusak kembali," terangnya.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, proyek tersebut bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026 untuk infrastruktur pengaspalan hotmix.
Sesuai papan informasi proyek, pekerjaan memiliki volume 1.920 m x 2,5 m x 0,03 m, dengan total anggaran Rp1.000.000.000 termasuk PPN. Anggaran tersebut dibagi dua tahap, yakni Tahap I sebesar Rp480.004.000 dan Tahap II sebesar Rp519.996.000.
Pengerjaan ditargetkan selesai dalam 21 hari kalender dan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sukasari tanpa melibatkan pihak ketiga. Pengawasan dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, serta terbuka bagi seluruh warga Desa Sukasari.
| Keterangan Gambar: Hingga berita ini diturunkan, pekerjaan yang dimulai sejak Kamis, 24 September 2026, telah merealisasikan pengaspalan sepanjang sekitar 200 meter (Yunus KI) |
Terpisah, Anggota LPM Desa Sukasari turut menekankan pentingnya kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan teknis agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang.
" Pengerjaan harus benar-benar sesuai dengan RAB dan spesifikasi yang telah ditetapkan," tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pekerjaan yang dimulai sejak Kamis, 24 September 2026, telah merealisasikan pengaspalan sepanjang sekitar 200 meter.
Reporter: Yunus

