Iklan

iklan

Posko Medis di Reok Layani Lebih dari 200 Warga Terdampak Gempa

KilasInfo.id
Senin, 24 Agustus 2026 | 2:18 PM WIB Last Updated 2026-08-24T07:21:49Z

Foto: Dok. (Gambar istimewa) Posko layanan medis gratis didirikan di Lapangan Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk melayani warga terdampak gempa. Posko yang mulai beroperasi Jumat (21/8/2026) itu dibuka selama 24 jam dan menyediakan layanan rawat inap

KILAS INFO | NTT — Posko layanan medis gratis didirikan di Lapangan Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk melayani warga terdampak gempa. Posko yang mulai beroperasi Jumat (21/8/2026) itu dibuka selama 24 jam dan menyediakan layanan rawat inap.

Layanan kesehatan tersebut melibatkan tenaga medis dari Indonesia Healthcare Corporation (IHC) dan tenaga kesehatan setempat. Posko melayani korban gempa maupun masyarakat di sekitar lokasi pengungsian yang membutuhkan penanganan medis.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, mengatakan pendirian posko dilakukan untuk merespons kebutuhan kesehatan warga setelah gempa.

“Kami menyadari bahwa pascabencana gempa, kebutuhan dasar seperti layanan kesehatan menjadi prioritas utama bagi warga terdampak. Pendirian posko medis gratis di Lapangan Golo Conggo ini merupakan langkah konkret Pertamina Patra Niaga untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga selama masa pemulihan,” ujar Roberth. Senin (24/8/2026).

Tenaga medis IHC yang bertugas di posko, dr. Dafa Fatihada, mengatakan lebih dari 200 warga telah mendapatkan pelayanan sejak posko dibuka. Keluhan yang ditangani antara lain infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), demam, gangguan lambung, dan nyeri tulang belakang.

“Untuk hari ini saja kami sudah menangani sekitar 150 pasien dari pagi hingga sore hari. Alhamdulillah, sejauh ini semua keluhan masyarakat dapat tertangani dengan baik,” tutur Dafa.

Salah seorang pengungsi, Yesi Dwi Pratnasari, datang ke posko dengan keluhan sakit tenggorokan serta nyeri dari tengkuk hingga pinggang. Ia menilai pelayanan tenaga medis tidak hanya memperhatikan kondisi fisik pasien, tetapi juga kondisi psikologis pengungsi.

“Pelayanannya sangat baik. Dokternya ramah dan sangat perhatian saat bertanya. Waktu ditanya-tanya tadi kami bahkan sempat bercanda untuk sekadar menghibur hati yang sedang sedih,” ungkap Yesi.

Warga lainnya, Nanang Kasim, memanfaatkan layanan tersebut karena mengalami demam, batuk berdahak, dan tekanan darah tinggi. Ia berharap posko kesehatan tetap memberikan manfaat bagi warga terdampak gempa, terutama kelompok rentan.

“Posko ini sangat bagus, dokternya ramah-ramah. Semoga keberadaan posko ini bisa membantu semua warga terkait masalah kesehatan, terutama untuk balita dan lansia. Ini sangat-sangat membantu kami,” tutup Nanang.

Red

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Posko Medis di Reok Layani Lebih dari 200 Warga Terdampak Gempa

Trending Now

Iklan

iklan