Iklan

iklan

Hampir 10 Tahun Menanti, Warga Kampung Mengker Jonggol Pertanyakan Realisasi Bantuan Rutilahu

KilasInfo.id
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 3:03 PM WIB Last Updated 2026-08-08T08:07:21Z
Foto: Dok. (Ayub/KI) Hampir 10 Tahun Menanti, Warga Kampung Mengker Jonggol Pertanyakan Realisasi Bantuan Rutilahu

KILAS INFO | BOGOR – Harapan warga Kampung Mengker, RT 06 RW 03, Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, untuk menempati rumah yang layak huni belum kunjung terwujud. Selama hampir satu dekade, kondisi salah satu rumah warga masih memprihatinkan meski program bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) telah berjalan di berbagai wilayah.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (8/8/2026) menunjukkan kondisi rumah tersebut masih jauh dari standar hunian yang layak. Sejumlah bagian dinding berbahan papan kayu terlihat lapuk, rapuh, dan berlubang. Sementara atap seng telah berkarat dan terdapat sejumlah bagian yang mengalami kebocoran.

Kondisi lantai yang masih berupa tanah dan tidak rata juga membuat aktivitas penghuni menjadi kurang nyaman. Ketika hujan turun, air berpotensi masuk melalui bagian atap yang bocor sehingga kondisi di dalam rumah menjadi lembap dan becek.

Hampir Satu Dasawarsa Menunggu

Sejumlah warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku telah beberapa kali menyampaikan kondisi rumah dan mengajukan permohonan bantuan perbaikan melalui lingkungan setempat hingga pemerintahan desa dan kecamatan.

Namun, hingga kini, rumah yang mereka tempati belum mengalami perbaikan sebagaimana yang diharapkan.

“ Sudah hampir 10 tahun kami menunggu. Setiap tahun ada laporan program Rutilahu, tapi sampai sekarang rumah kami tetap begini saja. Kayunya sudah keropos, atapnya bocor kemana-mana. Kami takut kalau ada angin kencang atau hujan deras, rumah ini bisa rubuh sewaktu-waktu,” ungkap WA salah satu warga dengan nada sedih yang namanya minta di inisialkkan, Sabtu (8/8/2026).
Foto: Dok. (Ayub/KI) Hampir 10 Tahun Menanti, Warga Kampung Mengker Jonggol Pertanyakan Realisasi Bantuan Rutilahu

Kondisi tersebut membuat penghuni harus tetap bertahan di rumah dengan sejumlah bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan. Keterbatasan ekonomi juga menjadi salah satu kendala bagi warga untuk melakukan rehabilitasi secara mandiri.

Warga Minta Data Penerima Bantuan Diverifikasi

Warga Kampung Mengker berharap pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait di tingkat kabupaten dapat melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi rumah tersebut.

Mereka juga meminta agar data warga yang telah mengajukan bantuan Rutilahu kembali diverifikasi, sehingga kondisi di lapangan dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan prioritas penerima bantuan.

“ Kami tidak meminta yang mewah, cukup diperbaiki agar tidak bocor, tidak rapuh, dan aman untuk kami tinggali. Kami berharap ada keadilan dan perhatian, jangan sampai kami menunggu puluhan tahun namun tidak pernah disentuh bantuan sama sekali,” tambah SN warga lainnya yang namanya.ints diinisialkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari pemerintah desa, kecamatan, maupun dinas terkait mengenai status pengajuan bantuan Rutilahu bagi warga tersebut, termasuk kendala yang menyebabkan perbaikan belum terealisasi.

KILAS INFO masih membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan klarifikasi maupun penjelasan mengenai persoalan tersebut, sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

AYUB

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hampir 10 Tahun Menanti, Warga Kampung Mengker Jonggol Pertanyakan Realisasi Bantuan Rutilahu

Trending Now

Iklan

iklan