| Foto: Dok. (Awaludin) Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Pasirmuncang melakukan pendataan dan penyisiran warga dengan kondisi ekonomi rendah kategori desil 1 hingga 4 yang belum tersentuh bantuan sosial melalui program Perlindungan Sosial (PERLINSOS) |
KILAS INFO | BOGOR - Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Pasirmuncang melakukan pendataan dan penyisiran warga dengan kondisi ekonomi rendah kategori desil 1 hingga 4 yang belum tersentuh bantuan sosial melalui program Perlindungan Sosial (PERLINSOS).
Pendataan dilakukan di Kampung Selaawi, RW 01, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Kamis, 24 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan oleh Pendamping PKH Desa Pasirmuncang, Neneng Salsiah, bersama dua pendamping PKH dari desa tetangga.
Pendataan ini merupakan tindak lanjut usulan Ketua RW dan para Ketua RT setempat terhadap warga yang dinilai memenuhi syarat sebagai penerima manfaat namun belum masuk dalam sistem.
Dalam kegiatan tersebut, pendamping juga memberikan edukasi terkait kewajiban penerima manfaat.
“ Saya mengajak seluruh warga untuk memahami pentingnya menjaga kelayakan data penerima manfaat. Pastikan data keluarga selalu diperbarui, hindari hal-hal yang dapat menggugurkan bantuan seperti terlibat judi online, dan laporkan segera jika ada perubahan kondisi ekonomi dalam keluarga. Dengan data yang akurat dan tertib, bansos dapat tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh yang benar-benar membutuhkan,” ujar Neneng Salsiah.
Ketua RT 04 Kampung Selaawi, Usup Supriadi, menyatakan pihaknya mendukung pendataan tersebut.
“ Kami sangat menyambut baik langkah ini. Selama ini kami melihat sendiri banyak warga di lingkungan kami yang ekonominya memang rendah, masuk kategori layak menerima bantuan, namun belum tersentuh sama sekali. Melalui pendataan ini, kami berharap tidak ada lagi warga yang benar-benar membutuhkan tapi terlewatkan. Kami siap membantu memverifikasi data agar tepat sasaran,” kata Usup.
Pendataan dilakukan secara door to door untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi riil di lapangan.
Awaludin

