Iklan

iklan

Hotspot Turun, Asap Masih Mengepung Kubu Raya - Menhut Turun Langsung ke Lokasi

KilasInfo.id
Jumat, 04 September 2026 | 10:18 AM WIB Last Updated 2026-09-04T03:21:35Z
Foto: Dok. (Awaludin) Klaim penurunan hotspot di Kalimantan Barat dibantah kondisi di lapangan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menemukan asap karhutla masih pekat mengepung wilayah Kubu Raya, saat meninjau langsung Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026)


KILAS INFO | KALBAR - Klaim penurunan hotspot di Kalimantan Barat dibantah kondisi di lapangan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menemukan asap karhutla masih pekat mengepung wilayah Kubu Raya, saat meninjau langsung Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026).

Di lokasi itu, Raja Juli menyaksikan operasi pemadaman oleh Manggala Agni yang diperkuat pasukan BKO atas perintahnya.

Berdasarkan data Sipongi Kemenhut, hotspot Kalbar memang fluktuatif. Tercatat 272 titik pada 31 Agustus, melonjak ke 859 titik pada 1 September, lalu anjlok ke 268 titik pada 2 September.

Raja Juli menegaskan, data satelit tidak bisa dijadikan patokan tunggal bahwa krisis telah selesai. Titik api yang padam memang hilang dari pantauan sistem, namun asapnya bertahan di udara.

“Api padam tidak terbaca sebagai hotspot di Sipongi, namun itu tidak berarti bahwa tidak ada asap. Teman-teman sendiri lihat sendiri, tidak lagi ada hotspot di sini tapi ini asapnya terus eksis,” kata Menhut Raja Antoni saat meninjau lokasi.

Dampaknya terasa hingga ibu kota provinsi. Langit Pontianak masih diselimuti asap. Karena itu, ia memerintahkan tidak hanya pemadaman, tetapi juga operasi pendinginan lahan gambut secara masif untuk mencegah api kembali menyala.

“Oleh karena itu hari ini teman-teman Manggala Agni, Kemenhut, TNI-Polri, BPBD semua ya, sedang berjibaku untuk memastikan supaya tadi hotspot-nya bisa turun. Namun saat bersamaan harus ada gerakan yang masif untuk melakukan pendinginan. Ini sekarang nih lagi dilakukan pendinginan,” ujar Menhut Raja Antoni.

Kemenhut akan kembali memantau pergerakan hotspot dan jarak pandang pada malam hari. Raja Juli mengakui situasi Kalbar masih darurat asap meski secara statistik hotspot menurun.

“Malam nanti akan kita pantau kembali ya jumlah hotspot maupun visibility-nya ya. Namun saya ingin mengatakan bahwa kondisi Kalbar sedang tidak baik-baik saja. Angka, sekali lagi angkanya menurun, angka hotspot-nya menurun ketimbang hari lalu, tapi asapnya hari ini sangat, sangat, sangat tidak baik,” tegas Menhut Raja Antoni.

Awaludin 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hotspot Turun, Asap Masih Mengepung Kubu Raya - Menhut Turun Langsung ke Lokasi

Trending Now

Iklan

iklan